KETIK, BATU – Jatim Park Group mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap situs yang mengatasnamakan perusahaan dan berpotensi menyesatkan calon pengunjung.
Peringatan tersebut muncul setelah ditemukan sebuah website dengan identitas yang menyerupai Jatim Park Group, yakni jtpgroup.ltd, namun dipastikan bukan bagian maupun mitra resmi perusahaan.
Manajemen Jatim Park Group menegaskan bahwa seluruh informasi terkait destinasi wisata, promo, tiket masuk, hingga layanan pengunjung hanya disampaikan melalui kanal resmi yang dikelola perusahaan.
Salah satunya melalui website resmi Jatim Park Group serta akun media sosial resmi yang telah terverifikasi.
Manajer Marketing dan Public Relations Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto, mengatakan keberadaan situs yang menggunakan identitas serupa berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat, terutama terkait informasi promosi dan transaksi pembelian tiket.
Menurutnya, masyarakat perlu lebih cermat dalam memastikan keaslian sumber informasi sebelum melakukan transaksi agar terhindar dari potensi kerugian.
“Sebagai salah satu destinasi wisata terbesar di Indonesia, kami menegaskan bahwa seluruh informasi resmi mengenai wahana, promo, tiket, maupun layanan pengunjung hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan,” ujarnya, Sabtu, 20 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pembelian tiket yang aman dan terverifikasi dapat dilakukan melalui website resmi Jatim Park Group di jtp.id, platform ticket.jtp.id, maupun melalui agen perjalanan daring (OTA) resmi yang telah bekerja sama dengan perusahaan, seperti Traveloka dan Tiket.com.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi yang telah kami sediakan. Dengan demikian, pengunjung akan memperoleh informasi yang akurat dan terhindar dari potensi penipuan maupun transaksi yang tidak dapat kami verifikasi,” katanya.
Titik menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan penelusuran dan langkah-langkah lanjutan terkait temuan situs yang tidak memiliki hubungan resmi dengan Jatim Park Group tersebut.
Ia memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung menjadi prioritas perusahaan sehingga setiap informasi yang beredar dan berpotensi merugikan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
“Keamanan dan kenyamanan pengunjung merupakan prioritas kami. Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut serta menempuh langkah-langkah yang diperlukan terkait keberadaan situs tersebut,” ujarnya.
Ia juga berharap masyarakat tetap mengandalkan website resmi dan seluruh kanal komunikasi resmi Jatim Park Group untuk mendapatkan informasi yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berharap masyarakat selalu mengacu pada website resmi Jatim Park Group maupun kanal resmi lainnya agar memperoleh informasi yang benar dan terpercaya,” pungkasnya. (*)
.png)