KETIK, SITUBONDO – Untuk menekan angka anak putus sekolah, Camat Asembagus, Kepala Desa Awar-Awar dan Kepala SDN 2 Awar-Awar mendatangi rumah Aqil di Kampung Timur RT.002 RW.005, Desa Awar-Awar, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Rabu 29 April 2026.
Setelah bapaknya dan neneknya meninggal dunia, Aqil siswa kelas enam SDN 2 Awar-awar tidak mau masuk sekolah selama kurang lebih tiga bulan tanpa alasan.
Kemudian agar Aqil mau kembali sekolah, Camat Asembagus Faishol Afandi bersama kades dan kepala sekolah setempat membujuk Aqil agar mau kembali bersekolah. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kecamatan Asembagus dalam memastikan tidak ada anak yang putus sekolah di wilayahnya.
Dalam kunjungannya ke rumah Aqil, Camat Faishol berdialog langsung dengan anak tersebut serta orang tua perempuannya. Dengan pendekatan yang humanis dan penuh kesabaran, camat memberikan motivasi serta pemahaman tentang pentingnya pendidikan bagi masa depannya.
“Sekolah itu penting untuk meraih cita-cita dan memperbaiki kehidupan ke depan,” ujar Camat Asembagus saat memberikan nasihat kepada Aqil.
Baca Juga:
Babinsa dan Warga Jatibanteng Situbondo Gotong Royong Perbaiki Jalan Menuju DAM SetimboSelain memberikan semangat kepada Aqil agar mau kembali sekolah, Camat Faishol juga membelikan sepetu dan seragam sekolah untuk Aqil. “Masalah kendala ekonomi yang dihadapi orang tua Aqil, Pemerintah Kecamatan Asembagus siap membantu melalui berbagai program pendidikan agar anak tersebut bisa kembali bersekolah,” kata Faishol.
Sementara itu, Poniman Kepala SDN 2 Awar-Awar apresiasi Camat Asembagus yang mampu merayu Aqil kembali masuk sekolah. “Saya menilai langkah camat sangat positif dan inspiratif. Diharapkan, tindakan seperti ini dapat menjadi contoh bagi semua pihak untuk bersama-sama peduli terhadap pendidikan anak-anak di lingkungan masing-masing,” kata Poniman.
Dengan adanya pendekatan langsung seperti ini, kata Poniman, diharapkan angka putus sekolah dapat ditekan dan generasi muda dapat memperoleh hak pendidikan yang layak. (*)