Sosialisasikan Instruksi Bupati, Ketua TP PKK Situbondo Tegaskan Peran Vital Imunisasi

12 Juni 2026 16:30 12 Jun 2026 16:30

Heru Hartanto, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Sosialisasikan Instruksi Bupati, Ketua TP PKK Situbondo Tegaskan Peran Vital Imunisasi

Ketua TP PKK Husna Laili ketika menyampaikan materi sosialisasi di Aula Dokter Ribut Dinkes Situbondo, Jumat 12 Juni 2026 (Foto: Heru Hartanto/Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Ketua TP PKK Situbondo Husna Laili menegaskan bahwa imunisasi dasar lengkap memiliki peran yang sangat vital bagi tumbuh kembang anak. 

Hal itu disampaikan dalam sosialisasi Instruksi Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo terkait kewajiban menyertakan sertifikat imunisasi dasar lengkap sebagai syarat masuk ke jenjang sekolah PAUD, TK dan SD.

“Imunisasi selain dapat mencegah penyakit berbahaya dan mematikan seperti hepatitis, pertusis, campak, rubella, hingga HIV, juga bisa menjadi benteng utama dalam pencegahan stunting," katanya, Jumat (12/06/2026).

"Imunisasi ini bisa mencegah anak-anak terserang virus atau penyakit yang bisa menghambat penyerapan gizi mereka. Kalau penyerapan gizinya terhambat, maka ujung-ujungnya anak bisa mengalami stunting," tegas Mbak Una.

Lebih lanjut, Istri Bupati Situbondo ini menegaskan, capaian imunisasi di Kabupaten Situbondo berdasarkan data terakhir pada tahun 2025 baru menyentuh angka 77,8 persen. Angka tersebut dinilai masih di bawah target ideal untuk membentuk kekebalan kelompok.

"Idealnya capaian itu harus berada di angka 95 persen agar terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Dengan demikian, anak-anak secara umum bisa terlindungi dari risiko penularan berbagai penyakit berbahaya," terangnya.

Aturan mengenai sertifilat imunisasi ini, kata Mbak Una, sebenarnya telah berkekuatan hukum. Memasuki bulan keenam implementasinya, maka TP PKK bersama dinas terkait terus gencar melakukan monitoring dan penguatan di lapangan.

“Untuk memastikan aturan ini berjalan merata tanpa celah, maka kita melakukan monitoring dengan berbagai unsur lintas sektor," terang Mbak Una.

"Koordinasi intensif telah dilakukan mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, organisasi kemasyarakatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama (Kemenag) yang membawahi sekolah-sekolah keagamaan serta tokoh-tokoh agama,” lanjutnya.

Langkah tegas ini diambil agar seluruh lembaga pendidikan di Kabuoaten Situbondo kompak menerapkan regulasi yang sama, yakni saat pendaftaran masuk sekolah di syaratkan sertifikat imunisasi.

Melalui sinergi ini, maka diharapkan tidak ada lagi celah bagi orang tua untuk menghindari kewajiban imunisasi bagi anaknya.

"Kami berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kemenag untuk mendukung penuh kebijakan ini. Kami berharap, tidak ada lagi alasan orang tua atau wali murid untuk pindah daftar ke sekolah lain dengan alasan menghindari syarat sertifikat imunisasi," lanjutnya.

"Semua sekolah tingakt PAUD, TK dan SD di Kabupaten Situbondo wajib mensyaratkan seritifikat imunisasi," katanya.

Ia juga menegaskan melalui penguatan dan sosialisasi yang berkelanjutan, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, optimistis angka imunisasi 95 persen dapat segera tercapai demi mewujudkan generasi Situbondo yang sehat, cerdas, dan bebas dari penyakit berbahaya serta menurunan angka stunting juga tercapai. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ini Kata Ketua TP PKK saat Solialisasi Instruksi Bupati Situbondo Tentang Sertifikat Imunisasi