KETIK, PACITAN – Tiga Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal motor (KM.) Anugrah Samudera yang mengalami kecelakaan di perairan Teluk Pacitan berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan wilayah setempat, Kamis sore, 14 Agustus 2025.

Ketiga ABK yang berhasil diselamatkan adalah Suripno, Andi, dan Suparman, mereka berasal dari Kota Batik Pekalongan.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 15.30 WIB, ketika KM. Anugrah Samudera-01, milik pemilik kapal Alvian, melakukan percobaan mesin tempel pada sekoci (lifeboat) yang sudah lama tidak digunakan.

Percobaan ini dilakukan di Pelabuhan Tamperan dengan tujuan untuk memastikan kondisi mesin sekoci apakah masih berfungsi dengan baik.

Setelah mencoba mesin tempel, mereka berlayar menuju perairan sekitar Teluk Pacitan yang dikemudikan oleh ketiga ABK tersebut.

Baca Juga:
MBG untuk Bumil-Balita Belum Merata, Pacitan Minta BGN Tambah Dapur SPPG di Wilayah 3T

Namun, sesampainya di perairan tengah teluk, tepatnya di depan Pancer Dor, sekoci yang dikemudikan dihantam ombak besar dari belakang dan langsung terbalik.

“Kami menerima laporan bahwa ombak besar mengakibatkan sekoci terbalik, dan ketiga ABK terjatuh ke laut. Mereka sempat berenang dan naik kembali ke atas perahu yang terbalik, menunggu bantuan evakuasi,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Pacitan, Erwin Andriatmoko.

Setelah menerima laporan, Tim SAR gabungan segera melakukan pencarian dan evakuasi. 

Sekitar pukul 18.30 WIB, ketiga ABK beserta sekoci yang terbalik berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Tamperan dalam keadaan selamat.

Baca Juga:
2.121 Unit BSPS Pacitan 2026 Mulai Dibangun, Masuki Tahap Distribusi Material

“Alhamdulillah, ketiga ABK berhasil kami selamatkan. Semua korban dalam keadaan sehat, dan kami pastikan mereka sudah berada di daratan dengan aman,” pungkas Erwin Andriatmoko.(*)