KETIK, HALMAHERA SELATAN – Harga sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan(Halsel), belum menunjukkan perubahan signifikan memasuki pekan kedua Agustus 2026. Komoditas seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai keriting masih bertahan pada kisaran Rp60 ribu per kilogram.
Berdasarkan pantauan harga pada Minggu, 9 Agustus 2026, bawang merah tercatat dijual sekitar Rp60 ribu per kilogram. Harga serupa juga berlaku untuk bawang putih dan cabai keriting.
Sementara itu, cabai rawit berada pada kisaran Rp50 ribu per kilogram. Adapun tomat menjadi komoditas dengan rentang harga lebih bervariasi, yakni sekitar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang di Pasar Labuha, Wa Oyo, menyebutkan bahwa kondisi harga tersebut relatif tidak mengalami perubahan dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Pergerakan harga di tingkat pedagang terpantau stabil dan telah berlangsung hampir sepekan.
“Kalau harga ini kurang lebih sudah bertahan hampir satu minggu. Dari minggu lalu sampai sekarang masih sekitar begitu,” kata Wa Oyo saat diwawancarai Ketik.com, Minggu 9 Agustus 2026.
Baca Juga:
BLT Tahap II Cair, Kades Kaireu Halsel Salurkan Bantuan untuk Warga dan MasjidDi tingkat pengecer, harga setiap komoditas tidak sepenuhnya seragam. Kondisi fisik dan kualitas barang yang masuk ke pasar turut memengaruhi harga jual kepada konsumen.
Menurut Wa Oyo, komoditas dengan kualitas lebih baik atau yang baru tiba dari jalur distribusi biasanya memiliki harga yang sedikit berbeda dibandingkan stok lainnya.
“Harga juga tergantung kualitas barang. Kalau yang masih bagus dan baru dipanen kemudian dibawa ke pasar, harganya bisa berbeda,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, tiga komoditas utama—bawang merah, bawang putih, dan cabai keriting—menjadi kebutuhan dapur dengan harga tertinggi dalam pantauan kali ini, masing-masing mencapai Rp60 ribu per kilogram.
Baca Juga:
Kemarau Picu Risiko Kebakaran, Damkar Halmahera Selatan Ingatkan WargaCabai rawit menyusul di level Rp50 ribu per kilogram, sedangkan tomat berada pada posisi terendah dengan kisaran Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.
Berdasarkan keterangan pedagang, kisaran harga tersebut telah bertahan hampir sepekan. Perbedaan harga pada masing-masing komoditas ditentukan oleh kualitas barang, terutama kondisi hasil panen yang baru masuk dan dipasarkan di Pasar Labuha.