KETIK, JAYAPURA – Demam final Piala Dunia 2026 ikut terasa di Papua. Pemerintah Provinsi Papua menetapkan Senin, 20 Juli 2026 sebagai hari libur khusus agar masyarakat bisa menikmati pertandingan puncak antara Spanyol melawan Argentina.
Keputusan tersebut tertuang dalam pengumuman Gubernur Papua Nomor 003/14869/SET tentang Hari Libur Khusus Papua dalam rangka menonton Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina.
Dalam surat itu Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, mengatakan kebijakan ini dibuat karena tingginya antusiasme masyarakat Papua terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.
"Menindaklanjuti tingginya antusiasme masyarakat Papua terhadap pelaksanaan Final Piala Dunia 2026 dan guna memberikan kesempatan bagi seluruh warga, serta dalam upaya meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan kerja," demikian isi pengumuman tersebut.
Baca Juga:
Spanyol Raup Cuan Rp915 Miliar, Ini Daftar Lengkap Besaran Hadiah Piala Dunia 2026Libur khusus ini berlaku bagi jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemprov Papua, pegawai negeri sipil (PNS), hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Pemprov Papua juga menyampaikan imbauan kepada perusahaan swasta dan badan usaha lainnya di wilayah Papua untuk menyesuaikan kebijakan tersebut.
Meski demikian, pelayanan publik yang bersifat vital tetap harus berjalan seperti biasa. Instansi terkait diminta memastikan layanan kepada masyarakat tidak terganggu selama hari libur khusus berlangsung.
Final Piala Dunia 2026 sendiri mempertemukan dua raksasa sepak bola, Spanyol dan Argentina.
Baca Juga:
Luar Biasa! Pesta Orang Sekupang 2026 Pecah, Ribuan Warga Sesaki GOR Raja Ja'far BatamLaga perebutan trofi juara dunia itu dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat.
Pemprov Papua Tegaskan Surat Edaran Libur Nonton Final Piala Dunia 2026 Hoaks
Beberapa saat kemudian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menegaskan informasi mengenai surat edaran Gubernur Papua yang menetapkan hari libur khusus pada Senin, 20 Juli 2026 untuk menonton Final Piala Dunia 2026 di atas adalah hoaks.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Pemprov Papua menyatakan surat edaran yang beredar di masyarakat tersebut bukan dokumen resmi yang dikeluarkan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto, menegaskan Gubernur Papua tidak pernah menerbitkan surat edaran terkait penetapan hari libur khusus untuk menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026.
"Diberitahukan kepada seluruh masyarakat dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, bahwa beredar informasi mengenai surat edaran Gubernur Papua tentang penetapan 'Hari Libur Khusus' pada Senin, 20 Juli 2026 untuk menonton Final Piala Dunia 2026 adalah HOAX," tulis akun Instagram pemprovpapua, dikutip Minggu, 19 Juli 2026.
Pemprov Papua mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta selalu memeriksa informasi melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Papua untuk menghindari penyebaran berita bohong.
"Mohon masyarakat untuk tidak mudah percaya dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya. Selalu cek informasi melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Papua," ungkap akun tersebut.
Sebelumnya beredar surat edaran yang mengumumkan hari libur khusus Papua dalam rangka menonton final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina. Dalam edaran tersebut, hari libur khusus ditetapkan tanggal 20 Juli 2026. (*)