Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Khataman Al-Qur’an bersama ratusan santri se-Kabupaten Lumajang dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah di Alun-Alun Lumajang, Selasa 16 Juni 2026.

Bunda Indah menyampaikan bahwa kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an merupakan hal yang membanggakan, namun nilai terpenting adalah bagaimana ajaran Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya berhenti pada membaca dan menghafal Al-Qur’an. Yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilainya diamalkan melalui akhlak yang baik, kepedulian, dan perilaku yang memberikan manfaat,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan perubahan zaman yang membutuhkan keseimbangan antara kecerdasan dan kekuatan moral.

Baca Juga:
Selama April Sampai Mei, WFH di Lumajang Bisa Hemat Hampir 500 Juta

Pendidikan agama, lanjutnya, menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun karakter agar generasi muda mampu mengambil keputusan yang baik dan bertanggung jawab.

Bunda Indah juga mengapresiasi peran para guru, ustaz, ustazah, serta lembaga pendidikan keagamaan yang terus membimbing anak-anak untuk mencintai Al-Qur’an sejak usia dini.

“Kita ingin anak-anak Lumajang tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” katanya.

Baca Juga:
Pada Sidang Paripurna DPRD Lumajang Bupati Apresiasi Masukan Yang Disampaikan Semua Fraksi