KETIK, LUMAJANG – Anggota DPRD Jatim dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H. Khusnul Khuluk mengatakan, masalah ketersediaan air bersih di wilayah utara Lumajang sampai saat ini belum sepenuhnya mampu diselesaikan.
Ketika bertemu dengan sejumlah warga dalam rangka reses DPRD Jatim, ada dua desa yang saat ini sangat membutuhkan air bersih diantaranya Jenggrong Kecamatan Ranuyoso dan Sawaran Lor Kecamatan Klakah.
“Jika kemarau terus berlangsung, krisis air ini juga akan dialami oleh sejumlah desa lainnya di Kecamatan Klakah, Ranuyoso bahkan Kedungjajang,” kata H. Khusnul Khuluk.
Akibat musim kemarau warga di wilayah Kecamatan Ranuyoso sejak beberapa bulan terakhir mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Biasanya warga membeli air dalam bentuk tangki yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Selain membeli, warga kadang mendapatkan air dari bantuan pemerintah, atau bahkan warga dengan menggunakan sepeda motor mencari air ke sejumlah desa terdekat dengan membawa jerigen dan diangkut dengan motor. Sebagian lagi mengangkut air menggunakan motor roda 3, sehingga air yang dibawa bisa lebih banyak.
“Kita dari PKS juga ikut membantu air bersih kepada warga karena warga di wilayah utara memang sangat membutuhkan,” kata Khusnul Khuluk.
Masih kata Khusnul Khuluk, masalah air ini memang harus ada penyelesaian yang permanen, yang hal itu bisa menggunakan dana APBD Lumajang.
“Kita juga akan membawa masalah ini ke Propinsi Jawa Timur dengan harapan ada solusi bersama untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Khusnul Khuluk.
Selain masalah air, warga wilayah utara mulai mengeluhkan banyaknya jalan yang rudak, karena hal itu sangat mengganggu mobilitas warga. Termasuk didalamnya penerangan jalan yang dirasakan warga sangat minim.
