KETIK, LEBAK – Bupati Kabupaten Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, menyampaikan pesan reflektif tentang makna amanah, kekuasaan, dan nilai-nilai peradaban melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Kamis 25 Februari 2026.

Dalam pernyataannya, Hasbi menekankan bahwa kekuasaan bukan sekadar hak atau otoritas, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut komitmen terhadap keadilan dan integritas.

"Sejarah mencatat setiap bangsa selalu diuji dengan amanah dan kekuasaan yang dimilikinya. Kisah Bani Israil dalam Al-Qur'an bukan untuk membenci, tetapi untuk mengambil hikmah tentang pentingnya menjaga perjanjian, keadilan, dan integritas," tulis Hasbi.

Hasbi menegaskan bahwa narasi sejarah dan kisah-kisah dalam kitab suci seharusnya dipahami sebagai pelajaran moral yang bersifat universal. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya relevan bagi seluruh umat manusia dalam membangun tata kelola pemerintahan dan kehidupan sosial yang berkeadaban.

"Runtuhnya suatu peradaban bukanlah disebabkan oleh identitas tertentu, melainkan karena lunturnya nilai-nilai kebaikan. Ketika prinsip keadilan diabaikan dan integritas tidak lagi dijunjung tinggi, maka fondasi sebuah bangsa akan melemah dengan sendirinya," lanjut Hasbi.

Baca Juga:
Peringatan Kudatuli Jadi Momentum Penguatan Ideologi Kader, Junaedi Ibnu Jarta: Partai Harus Tetap Menjadi Alat Perjuangan kesejahteraan Rakyat

Melalui refleksi tersebut, Hasbi mengajak masyarakat untuk melihat sejarah sebagai cermin pembelajaran, bukan sebagai sumber perpecahan. 

Ia menekankan bahwa keberlangsungan sebuah bangsa sangat bergantung pada komitmen bersama dalam merawat nilai-nilai moral, kejujuran, dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (*)

Baca Juga:
DPMPTSP Lebak Percepat Layanan Perizinan dan Genjot Promosi Investasi, Lingga: Lebak Siap Jadi Tujuan Investasi