KETIK, GRESIK – Tren pendirian sekolah pendidikan usia dini Taman Kanak-kanak (TK) swasta di Kabupaten Gresik, meningkat di tengah biaya pendaftaran yang tembus hingga belasan juta. Minimnya kuota di TK negeri membuat warga tidak punya pilihan selain merogoh kocek dalam-dalam pada musim Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pengelolaan PAUD dan Non Formal Dispendik Gresik, Tofan Arif Al Hakim, mengungkap pengajuan mendirikan sekolah TK swasta masih timpang dengan TK Negeri. "Banyak TK Swasta yang melakukan pengajuan, tapi untuk TK Negeri belum ada rencana," kata dia, Rabu (20/5/2026).

Tofan mengungkap jumlah lembaga pendidikan TK yang berstatus Negeri di Kabupaten Gresik timpang jauh dengan pengelolaan lembaga yayasan atau swasta. Jika TK Negeri hanya tiga titik lokasi, TK Swasta berjumlah lebih dari 600 titik lokasi di sebanyak 18 Kecamatan.

Tiga titik lokasi TK Negeri tersebut berada di Kecamatan Menganti, Balongpanggang, dan Manyar. Menurut Tofan, sampai saat ini belum ada rencana penambahan lokasi TK Negeri lantaran terbeban anggaran pembiayaan. "Ketiga TK Negeri itu saja istilahnya masih belum dikatakan standar. Ketiganya menggantungkan anggaran dana dari pemerintah," jelasnya.

Pihaknya juga sudah memberikan imbauan kepada tiga sekolah TK Negeri di Gresik untuk tidak boleh adanya penarikan SPP. Jika ada temuan di lapangan terkait penarikan biaya, pihaknya akan mengambil langkah tegas kepada sekolah terkait. "Kalau ada temuan nanti kita inventarisir dulu dan klarifikasi. Nanti juga ada sanksi mulai lisan hingga tertulis," paparnya.

Baca Juga:
Bahagianya Warga Cium Aroma Mulus dan Panasnya Aspal Desa Slempit ‎

Sementara itu, biaya pendidikan tingkat TK di Kabupaten Gresik, dikeluhkan dan dianggap tak lagi masuk akal bagi sebagian warga. Sulitnya menembus kuota TK Negeri yang sangat terbatas memaksa warga memilih sekolah swasta dengan biaya pendaftaran setara uang kuliah.

Dari informasi yang dihimpun, biaya pendaftaran sekolah TK swasta di Kabupaten Gresik bervariasi jutaan rupiah. Seperti halnya di sekolah TK Al-Ibrah Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, uang muka pendaftaran mencapai Rp16 juta dengan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Rp976 ribu per bulan.

Sekolah TK YIMI Kelurahan Pulopancikan, Kecamatan Gresik, dengan uang muka Rp12 juta dengan SPP Rp450 ribu per bulan. Sekolah TK Aisyah 36 PPI di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, uang muka pendaftaran reguler Rp6,2 juta dengan biaya SPP Rp500 ribu per bulan.

Sekolah TK Muslimat NU 29 di Kelurahan Kemuteran, Kecamatan Gresik, biaya uang muka Rp7,7 juta dengan SPP Rp405 per bulan. Sekolah Harvard Puri School di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, uang muka pendaftaran Rp3,6 juta dengan SPP Rp250 per bulan. (*)

Baca Juga:
Universitas Sunan Gresik Buka Rekrutmen S1 Berbagai Jurusan, Ini Posisi dan Cara Daftarnya!