KETIK, TANGERANG – Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Lebak mulai mengkaji pemanfaatan kendaraan listrik sebagai solusi distribusi hasil pertanian. Langkah ini diharapkan mampu menekan biaya logistik pangan sekaligus mempercepat pengiriman komoditas dari sentra produksi ke pasar.
Kajian tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja Ketua TMI Lebak Ellen Herdyansyah bersama Ketua Umum TMI Don Muzakir ke PT YIFANG ECO VEHICLE di Tangerang, Selasa (2/9/2026).
Turut hadir dalam kunjungan itu Ketua PAPERA Banten Yusuf Wibisono dan perwakilan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Dalam pertemuan dibahas potensi kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas petani dan pedagang dalam menyalurkan hasil pertanian.
Menurut Ellen, ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar produksi, tetapi juga oleh kelancaran distribusi. Ia menilai hasil pertanian harus dapat bergerak cepat dengan biaya yang efisien hingga sampai ke tangan konsumen.
“Kami melihat kendaraan listrik sebagai salah satu peluang untuk mendukung modernisasi distribusi pangan. Namun, teknologi tersebut harus mampu menjawab kebutuhan di lapangan dan memberikan manfaat bagi petani, pedagang, hingga konsumen,” ujar Ellen kepada wartawan.
Ellen menyebut kendaraan listrik berpotensi menjadi alternatif transportasi bagi pelaku usaha mikro dan kecil di sektor pangan, khususnya anggota TMI dan APPSI di Kabupaten Lebak.
Kunjungan ke PT YIFANG menjadi langkah awal untuk mengkaji spesifikasi teknis dan kelayakan ekonomi kendaraan listrik. Aspek yang dikaji meliputi daya angkut, jarak tempuh, biaya operasional, serta kemudahan perawatan di wilayah Lebak yang sebagian besar merupakan daerah perbukitan.
“Kami ingin memastikan inovasi ini bukan sekadar tren, tetapi benar-benar mampu meningkatkan efisiensi rantai pangan,” katanya.
Kajian dilakukan di Tangerang, namun implementasinya ditargetkan untuk wilayah Kabupaten Lebak, mulai dari sentra produksi sayur, buah, dan pangan lainnya hingga ke pasar-pasar tradisional.
TMI berharap pemanfaatan teknologi kendaraan listrik nantinya dapat membantu menekan biaya distribusi, menjaga keterjangkauan harga pangan, sekaligus meningkatkan keuntungan petani dan pedagang di Lebak. (*)
