KETIK, SURABAYA – Tim peneliti Universitas Airlangga (Unair) melaksanakan User Acceptance Test (UAT) terhadap Sistem Model Hybrid Integrity Verification untuk Dokumen Alih Media berbasis AI (IDA) pada Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Arsip Universitas Airlangga. Arsiparis Unair dilibatkan dalam pelaksanaan UAT sebagai pengguna sistem.
Para arsiparis mendapat kesempatan untuk mencoba berbagai fungsi yang tersedia dalam sistem. Mereka juga memberikan masukan terkait kemudahan penggunaan, alur kerja, tampilan sistem, serta hasil verifikasi dokumen.
Teknologi yang dikembangkan menggabungkan pendekatan cryptographic hash dan semantic similarity. Sistem ini dirancang tidak hanya untuk mendeteksi perubahan pada file secara teknis, tetapi juga membantu memeriksa kemungkinan perubahan pada isi dan makna dokumen digital.
Dilibatkannya arsiparis dalam pelaksanaan UAT sangat krusial karena sistem ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengelolaan arsip digital.
Masukan dari mereka sangat penting sebagai pengguna yang memiliki pengalaman langsung di bidang kearsipan. Mereka memberikan masukan untuk melihat kesesuaian fungsi sistem dengan proses kerja sehari-hari.
Penelitian yang diketuai Dr. Dyah Puspitasari Srirahayu menggandeng PT Solusi Arsip Indonesia (SAI) sebagai mitra strategis sekaligus mitra pengguna dalam pengembangan sistem.
PT SAI berperan dalam memberikan kebutuhan pengguna, menyediakan konteks implementasi di lingkungan kerja, serta memberikan umpan balik agar sistem yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar dan praktik pengelolaan arsip digital.
Melalui pengujian di Arsip Universitas Airlangga serta dukungan kemitraan dengan PT Solusi Arsip Indonesia (SAI), pengembangan teknologi verifikasi ini diharapkan semakin sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Sebagai informasi, penelitian ini memperoleh pendanaan dari Universitas Airlangga melalui Program Airlangga Research Fund (ARF), skema Penelitian Sinergi Tahun 2026, sesuai dengan SK Nomor 1239/UN3/2026.(*)
