KETIK, SURABAYA – Pendidikan vokasi menjadi salah satu fondasi bagi Vinanda Langgeng Kencana dalam membangun karier di bidang perpajakan. Alumni Program Studi D3 Perpajakan Universitas Airlangga (Unair) tersebut bahkan mendirikan PT Sinergi Dinamis Konsultindo.
Perjalanan Vinanda menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi tidak hanya membekali lulusan dengan keterampilan teknis, tetapi juga dapat menjadi pijakan untuk mengembangkan karier profesional hingga membangun usaha di bidang jasa.
Vinanda memperoleh dasar pengetahuan mengenai administrasi perpajakan, kepatuhan pajak, serta berbagai ketentuan yang berkaitan dengan praktik perpajakan saat menempuh pendidikan D3 Perpajakan Unair,
Setelah menyelesaikan pendidikan vokasi, kompetensinya terus diperkuat melalui pendidikan lanjutan di bidang ekonomi dan akuntansi di Universitas Airlangga.
Pendidikan tersebut memperluas pemahamannya terhadap perpajakan, termasuk keterkaitannya dengan aspek bisnis, keuangan, dan pengambilan keputusan perusahaan.
Selama 16 tahun berkarier sebagai konsultan pajak, Vinanda menangani beragam pekerjaan profesional. Mulai dari administrasi dan kepatuhan perpajakan, tax due diligence, pemeriksaan pajak, hingga restrukturisasi perusahaan.
Pengalaman tersebut membuatnya tidak hanya dituntut memahami aspek teknis dan regulasi perpajakan, tetapi juga mampu melihat dampak persoalan perpajakan terhadap kegiatan bisnis dan posisi wajib pajak.
Vinanda juga menangani klien dari berbagai sektor industri. Di antaranya konstruksi, pertambangan, perkebunan, perbankan, teknologi informasi, yayasan, asuransi, lembaga pembiayaan, pertanian, transportasi, serta perhotelan dan pariwisata.
Berbekal pengalaman dan kompetensi yang telah dibangun selama bertahun-tahun, Vinanda kemudian mendirikan PT Sinergi Dinamis Konsultindo. Melalui perusahaan tersebut, ia mengembangkan layanan konsultasi perpajakan bagi wajib pajak dan pelaku usaha.
Langkah tersebut menjadi bagian dari perjalanan Vinanda dari seorang lulusan pendidikan vokasi menuju profesional sekaligus entrepreneur di bidang jasa perpajakan.
Kisah Vinanda juga memperlihatkan bahwa perjalanan lulusan vokasi dapat terus berkembang seiring dengan pengalaman kerja, pendidikan lanjutan, serta peningkatan kompetensi.
Keahlian teknis yang diperoleh di bangku kuliah dapat menjadi dasar untuk mengambil peran yang lebih luas sebagai konsultan, pemimpin, maupun pengusaha.
Melalui kiprahnya, lulusan D3 Perpajakan memiliki peluang untuk mengembangkan kompetensi tidak hanya dalam bidang administrasi dan kepatuhan perpajakan, tetapi juga dalam memberikan solusi bagi kebutuhan dunia usaha.(*)
