Global Sumud Dicegat! Ratusan Aktivis, WNI dan 2 Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel

18 Mei 2026 18:40 18 Mei 2026 18:40

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Global Sumud Dicegat! Ratusan Aktivis,  WNI dan 2 Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel

Momentum Tentara Israel mencegat Global Sumud dan menangkap aktivis, termasuk WNI pada Senin, 18 Mei 2026. (Foto: Tangkapan Layar Video Global Sumud)

KETIK, SURABAYA – Pasukan Israel mulai mencegat kapal-kapal dari armada bantuan kemanusiaan menuju Gaza yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla, menurut keterangan para penyelenggara serta rekaman video dari kapal-kapal tersebut.

Dilansir dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia, mui.or.id, yang mengutip Aljazeera pada Senin, 18 Mei 2026, sesaat sebelum pencegatan dimulai, pihak penyelenggara dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial menyebutkan Israel sedang bersiap menyerang Armada Global Sumud di perairan internasional 250 mil dari Gaza.

Armada Global Sumud, gerakan internasional yang memimpin misi tersebut, mengatakan bahwa personel militer Israel telah menaiki beberapa kapal di lepas pantai Siprus ketika konvoi berupaya melanjutkan perjalanan menuju Jalur Gaza yang terkepung.

Lebih dari 50 kapal berangkat dari kota pelabuhan Marmaris, Turki, pekan lalu dalam apa yang disebut penyelenggara sebagai tahap akhir perjalanan untuk menantang blokade Israel atas wilayah Palestina tersebut.

Pencegatan itu terjadi ketika cabang Turki dari kampanye Global Sumud menyatakan bahwa salah satu kapal mereka, Munki, mengalami serangan dan intimidasi jarak dekat oleh kapal militer Israel.

“Kapal armada Munki telah diserang oleh pasukan pendudukan Israel. Saat ini kami kehilangan kontak dengan kapal tersebut,” demikian pernyataan Global Sumud Filosu Turkiye yang diunggah di platform X pada Senin.

Surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth, melaporkan bahwa militer Israel telah menahan kurang lebih 100 aktivis di atas kapal armada bantuan tersebut dan memindahkan mereka ke kapal angkatan laut Israel, sebelum nantinya dibawa ke pelabuhan Ashdod di Israel. Di antaranya adalah para aktivis dari Indonesia dan dua jurnalis Republika atas nama Bambang Noroyono alias Abeng bersama Thoudy Badai.

Aljazeera menyatakan belum dapat memverifikasi klaim tersebut secara independen. Hingga kini belum ada komentar resmi dari militer Israel. Sekitar satu jam sebelum laporan pencegatan muncul, Kementerian Luar Negeri Israel memperingatkan armada tersebut agar menghentikan pelayarannya. “Ubah haluan dan segera kembali,” demikian bunyi pernyataan kementerian tersebut.

Sebelumnya, lembaga penyiaran publik Israel, Kan, melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, diperkirakan akan memberi otorisasi kepada militer untuk mencegah armada itu mencapai Gaza dan menyita kapal-kapal yang mencoba menembus blokade laut. (*)

Tombol Google News

Tags:

Global Sumud tentara Israel Jurnalis Republika Jurnalis Diculik Israel Info Israel Berita Israel Kota Surabaya