Hengky Irawan Pimpin FPTI Jawa Timur 2026-2030, Langsung Geber 5 Program Prioritas

18 April 2026 20:31 18 Apr 2026 20:31

Fitra Herdian, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Hengky Irawan Pimpin FPTI Jawa Timur 2026-2030, Langsung Geber 5 Program Prioritas

Ketua FPTI Jatim periode sebelumnya Dhanu Iswara menyerahkan tongkat estafet ke Henky Irawan sebagai ketua FPTI Jatim periode 2026-2030. (Foto: Dok. FPTI Jatim)

KETIK, SURABAYA – Henky Irawan, resmi memimpin Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur telah periode 2026-2030.

Ia terpilih secara aklamasi berdasarkan musyawarah provinsi (Musprov) yang berlangsung di Ruang Pertemuan KONI Jawa Timur, Sabtu 18 April 2026.

Ia terpilih setelah mendapatkan dukungan dari 32 pengurus FPTI pengkot-pengkab.

Henky Irawan terpilih sebagai ketua FPTI Jatim menggantikan Dhanu Iswara.

Usai terpilih, ia langsung membeberkan lima program prioritas FPTI Jatim, yaitu pembinaan atlet berjenjang, kompetisi rutin dan masif, penguatan organisasi dari pengkot-pengkab, profesional pelatih dan tata kelola organisasi yang modern.

"Ini komitmen saya. Ke depan akan ada kompetisi tingkat provinsi setiap tiga bulan sekali dan kejuaraan open nasional KU setiap tahun," katanya dikutip dari keterangan resmi.

Selain membeber lima program prioritas tersebut, pria kelahiran Surabaya 1971 ini juga meneruskan cita-cita pengurus sebelumnya untuk menjadikan FPTI Jatim sebagai pusat pembinaan panjat tebing nasional.

Bahkan ia berusaha menjadikan atlet FPTI Jatim mampu meraih prestasi di level internasional.

“Visi ini bukan sekadar kalimat, tetapi arah besar yang harus dicapai bersama. Itu sebabnya, kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pengkot-pengkab,” tegas Henky.

Sekjen PP FPTI, Pristiawan Buntoro menambahkan, apa yang dilakukan FPTI Jatim sudah tepat. Ungkapan itu ia lontarkan setelah melihat banyaknya atlet prestasi yang telah dilahirkan baik di level nasional hingga internasional.

“Parameternya adalah sepuluh atlet pelatnas lolos Asian Games 2026. Dua di antaranya dari Jatim, Alma Ariella Tsany dan Putra Tri Ramadhani,” ujar Pristiawan Buntoro, melalui zoom meeting.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil menilai prestasi FPTI Jatim memiliki modal kuat.

"Di mata saya, modal paling kuat adalah soliditas dan keguyuban antar-pengurus, serta membangun kesederhanaan. Sepertinya kecil, ternyata kuat untuk membangun prestasi," jelasnya.

Lanjutnya, kesoliditas FPTI Jatim itu terlihat setiap PON, mulai PON XV/2000 di Jawa Timur hingga PON XXI/2024 di Aceh-Sumatra Utara tidak pernah kehilangan medali emas.

Tak hanya itu, prestasi FPTI Jatim juga berhasil dipertahankan pada edisi PON Papua 21 dan Aceh-Sumut 2024 dimana FPTI Jatim menjadi juara umum. Prestasi ini mengulang catatan tahun 2008 di Kalimtan Timur.

Hal senada disampaikan Kabid Olahraga Prestasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, Abdul Wahab.

Ia menilai apa yang dibangun pengurus sebelumnya sudah terbukti di level nasional hingga internasional.

“Apa yang disampaikan pak Sekjen PP FPTI benar. Jatim telah menjadi role model pembinaan nasional. Di ajang Popnas, PON, bahkan SEA Games sudah terbukti. Mudah-mudahan di Asian Games di Jepang, inshaallah atlet panjat tebing bisa berprestasi,” ujar Wahab memungkasi. (*)

Tombol Google News

Tags:

#FptiJatim #KetuaFptiJatim #HenkyIrawan #KoniJatim #BeritaFpti #FptiJawaTimur