Kak Avan Fathurrahman Launching Buku Tanah Kerontang di Madura, Angkat Isu Kekeringan

22 September 2026 13:43 22 Sep 2026 13:43

Ach. Suni, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kak Avan Fathurrahman Launching Buku Tanah Kerontang di Madura, Angkat Isu Kekeringan

Kak Avan Fathurrahman saat menyampaikan materi dalam acara peluncuran dan bedah bukunya Tanah Kerontang di Madura: Sebuah Catatan untuk Pulau Kita Tercinta di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep, Selasa, 22 September 2026. (Foto: Kak Avan for Ketik.com)

KETIK, SUMENEP – Pendongeng asal Madura, Kak Avan Fathurrahman, meluncurkan sekaligus membedah bukunya bertajuk Tanah Kerontang di Madura: Sebuah Catatan untuk Pulau Kita Tercinta di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep, Selasa, 22 September 2026. 

Peluncuran dan bedah buku tersebut berlangsung bertepatan dengan musim kemarau yang masih melanda Pulau Madura. Momentum tersebut dinilai relevan dengan tema buku yang mengangkat persoalan kekeringan di Madura.

Hadir dalam kegiatan tersebut penulis buku, Kak Avan Fathurrahman; Sekretaris BPBD Sumenep, Dr. Abd. Kadir; Tim Inovasi, Afifuddin; Kepala Perpustakaan Sumenep; serta penyiar senior RRI Sumenep, Ririn Riskiyanti, yang bertindak sebagai moderator.

Kak Avan mengatakan buku yang ditulisnya merupakan karya nonfiksi yang menyajikan informasi mengenai kondisi kekeringan di Madura. Ia mengangkat berbagai fakta terkait persoalan kekeringan yang terjadi di wilayah tersebut.

“Buku ini sebagai pemantik agar edukasi kebencanaan terus berlangsung di tengah masyarakat, terutama di kalangan para terpelajar, sehingga mereka bisa lebih paham tentang dunia kebencanaan sejak dini,” ungkap Kak Avan Fathurrahman.

Selain sebagai penulis, Kak Avan merupakan dosen, penyampai radio, sekaligus tenaga pendidik di salah satu sekolah di Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Sumenep, Dr. Abd. Kadir, mengapresiasi kehadiran buku tersebut. Menurutnya, buku itu dapat menjadi salah satu sarana edukasi kepada masyarakat mengenai kebencanaan.

“Saya sangat apresiatif dan acungkan jempol untuk Kak Avan. Ini merupakan salah satu cara mengedukasi masyarakat tentang dunia kebencanaan. Sehingga masyarakat bisa lebih paham dan responsif terhadap permasalahan kebencanaan,” jelas Abd. Kadir.

Foto Foto bersama penulis buku usai acara launching dan buku ( foto : Kak Avan for KETIK )Para peserta berfoto bersama penulis Kak Avan Fathurrahman usai acara peluncuran dan bedah buku Tanah Kerontang di Madura: Sebuah Catatan untuk Pulau Kita Tercinta di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep, Selasa, 22 September 2026. (Foto : Kak Avan for Ketik.com)

Kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube RRI Sumenep Net dan Pro 1 RRI Sumenep. Dengan demikian, masyarakat luas dapat mengikuti peluncuran dan bedah buku tersebut secara daring.

Melalui kegiatan ini, peluncuran buku Tanah Kerontang di Madura diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi kebencanaan kepada masyarakat. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kak Avan Fathurrahman Pendongeng Dosen Guru Tanah Kerontang Di Madura Kabupaten Sumenep