KETIK, SLEMAN – Tim Garudayaksa FC menjadi juara Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 usai di partai puncak menaklukkan tuan rumah PSS Sleman lewat adu tendangan penalti dengan skor 4-3.
Di waktu normal 90 menit ditambah 30 menit ekstra time yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo Sleman Yogyakarta, Sabtu malam, 9 Mei 2026, kedua tim bermain imbang 2-2.
Pertandingan di babak final sangat dramatis. Tim tamu yang sudah unggul dua gol, mampu disamakan kedudukannya oleh tuan rumah sebelum wasit Joko Supriyanto membunyikan peluit akhir.
Jalannya pertandingan, Garudayaksa FC yang merupakan tim milik Presiden Prabowo Subianto itu membuka keunggulan melalui penyerang mudanya, Alfin Kelilauw, melalui sundulan kepala pada menit ke-23.
Berselang 13 menit, pemain asing berpengalaman Everton Nascimento sukses memanfaatkan tendangan penalti usai Kelilauw dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek PSS Sleman.
Pada babak kedua, PSS yang dilatih oleh Ansyari Lubis, membalas dua gol melalui strikernya Gustavo Tocantins pada menit ke-51 dan 90+2.
Skor imbang bertahan dan pertandingan harus diselesaikan ke babak perpanangan waktu 2x15 menit. Tuan rumah mengurung pertahanan lawan, tapi tak ada satu gol pun bersarang. Hingga akhirnya, skor imbanng bertahan dan dilanjutkan melalui babak adu tendangan penalti.
Pada sesi ini, Garudayaksa menjadi pemenang dengan skor 4-3 (2-2) sehingga skor akhir 6-5. Garudayaksa sukes mengeksekusi empat kesempatan menjadi gol, sedangkan PSS hanya tiga kesempatan berbuah gol.
Uniknya dua bintang sekaligus kapten kedua tim, yaitu Everton Nascimento (Garudayaksa) dan Gustavo Tocantins gagal mengeksekusi penalti. Tendangan Everton melambung jauh di atas mistar, sedangkan Tocantins sepakannya diblok kiper S.Beny Yuwanto. Tak hanya Tocantins, tendangan pemain PSS lannya, Kevin Gomes, juga ditepis oleh Beny Yuwanto.
Garudayaksa yang dilatih legenda pemain Timnas Indonesia, Widodo C Putro, seolah tak gentar bermain di hadapan puluhan ribu suporter PSS Sleman yang dikenal sangat militan dan menampilkan nyanyian maupun koreo kreatif dari tribun penonton. (*)
