Dinkes Sleman Gelar BIAS 2026: Perluas Vaksin HPV untuk Siswa Laki-Laki

18 Agustus 2026 23:30 18 Agt 2026 23:30

Fajar Rianto, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dinkes Sleman Gelar BIAS 2026: Perluas Vaksin HPV untuk Siswa Laki-Laki

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Sleman dr Khamidah Yuliati MMR memaparkan skema pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 pada Selasa 18 Agustus 2026. (Foto: Pemkab Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026. Program kesehatan tahunan yang diselenggarakan secara serentak ini menyasar puluhan ribu murid di tingkat Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), maupun sekolah lain yang sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Sleman.

Pelaksanaan imunisasi ulangan ini dinilai penting untuk memperkuat serta mempertahankan tingkat kekebalan tubuh anak-anak yang terus mengalami penurunan seiring bertambahnya usia.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Sleman dr Khamidah Yuliati MMR, menegaskan bahwa proteksi imunologis dari imunisasi masa bayi tidak bertahan seumur hidup.

”Daya tahan tubuh atau kekebalan yang dibentuk sewaktu bayi dan usia 18 bulan akan menurun seiring bertambahnya usia anak. Oleh karena itu, diperlukan pemberian imunisasi ulangan bagi anak usia sekolah dasar untuk memperpanjang serta memelihara perlindungan terhadap serangan penyakit-penyakit berbahaya,” papar dr Khamidah saat memaparkan pelaksanaan BIAS Sleman 2026, Selasa 18 Agustus 2026.

Lebih lanjut, dr Khamidah menjelaskan bahwa program BIAS membawa misi dan tujuan jangka panjang bagi kesehatan generasi mendatang. Di antaranya adalah untuk mencapai target eliminasi penyakit campak dan rubella, mempertahankan status eliminasi tetanus maternal dan neonatal pada ibu serta bayi baru lahir, mengendalikan potensi penyebaran penyakit difteri, hingga mencegah timbulnya risiko kanker leher rahim (serviks) serta kanker rektum sejak usia dini.

Perluasan Cakupan Vaksin HPV

Pembaruan kebijakan yang paling mendasar pada penyelenggaraan BIAS 2026 ini terletak pada skema pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV). Pada pelaksanaan BIAS tahun 2025 lalu, sasaran penerima imunisasi HPV untuk jenjang kelas 5 hanya diprioritaskan khusus bagi murid perempuan. Namun pada BIAS 2026 ini, Dinas Kesehatan Sleman secara resmi memperluas sasaran tersebut secara inklusif. Vaksin HPV untuk siswa kelas 5 kini diberikan secara merata kepada seluruh murid, baik laki-laki maupun perempuan.

Langkah memperluas cakupan vaksin HPV kepada anak laki-laki menjadi terobosan penting dalam dunia kesehatan masyarakat. Menurutnya, selama ini, infeksi virus HPV kerap dipahami sebatas pemicu kanker leher rahim (serviks) pada perempuan. Padahal, penularan virus HPV juga berisiko tinggi menyebabkan berbagai gangguan kesehatan serius pada laki-laki, seperti kanker rektum (anus) hingga penyakit berbahaya di area genitalia.

Pemberian imunisasi HPV bagi siswa laki-laki sejak usia sekolah dasar tidak hanya melindungi imunitas tubuh mereka secara langsung dari infeksi virus sejak awal. Langkah strategis ini juga menjadi metode yang sangat efektif untuk memutus rantai penularan virus HPV di tengah masyarakat secara menyeluruh.

”Perbedaan mendasar BIAS tahun ini dan tahun sebelumnya terletak pada vaksin HPV kelas 5 yang kini mencakup siswa laki-laki dan perempuan,” tutur Khamidah.

Sementara itu, untuk jenis imunisasi dasar lanjutan lainnya, ia memastikan seluruh skema pelaksanaan tetap berjalan konsisten tanpa ada perubahan dari tahun sebelumnya.

Tahapan Pelaksanaan dan Data Sasaran Murid

Rangkaian kegiatan BIAS Kabupaten Sleman 2026 terbagi ke dalam dua gelombang pelaksanaan utama. Gelombang pertama pada bulan Agustus difokuskan pada pemberian imunisasi Measles Rubella (MR) untuk seluruh siswa kelas 1 serta imunisasi HPV bagi siswa kelas 5.

Selanjutnya, gelombang kedua pada bulan November mendatang berlanjut dengan pemberian imunisasi Diphtheria Tetanus (DT) untuk siswa kelas 1, serta imunisasi Tetanus Diphtheria (Td) yakni suntikan penguat (booster) untuk mencegah penyakit tetanus dan difteri, menyasar siswa kelas 2 dan kelas 5.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, total sasaran peserta BIAS tahun 2026 mencapai angka yang sangat besar, yakni sebanyak 47.768 anak di jenjang SD/MI sederajat. Secara rinci, sasaran untuk tingkat kelas 1 tercatat sebanyak 15.728 anak, yang terdiri atas 8.139 siswa laki-laki dan 7.598 siswi perempuan. Untuk tingkat kelas 2, sasaran mencapai 15.749 anak dengan rincian 8.070 siswa laki-laki dan 7.679 siswi perempuan.
Sedangkan untuk tingkat kelas 5, total sasaran peserta berjumlah 16.291 anak yang meliputi 8.345 siswa laki-laki dan 7.946 siswi perempuan.

Melalui skema pelaksanaan BIAS yang terstruktur, menyeluruh, dan berkelanjutan ini, Dinkes Sleman optimistis terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) secara optimal demi mewujudkan generasi anak sekolah yang sehat, kuat, dan terlindungi dari ancaman berbagai penyakit berbahaya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bias 2026 Dinkes Sleman Bulan Imunisasi Imunisasi Anak Anak Sekolah vaksin HPV Hpv Laki-laki kesehatan anak Khamidah Yuliati pencegahan kanker kanker serviks Kanker Rektum Imunisasi Hpv Imunisasi Mr Imunisasi Dt Imunisasi Td Kabupaten Sleman Kesehatan Masyarakat