Kepala Puskesmas Ujung Gading Bantah Petugas Bentak Anak Saat Tes Buta Warna

21 Juni 2026 15:46 21 Jun 2026 15:46

Wawan Saputra, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kepala Puskesmas Ujung Gading Bantah Petugas Bentak Anak Saat Tes Buta Warna

Puskesmas Ujung Gading. (Foto: Istimewa)

KETIK, PASAMAN BARAT – Kepala UPT Puskesmas Ujung Gading, Emilia, membantah tudingan bahwa petugas puskesmas tersebut membentak seorang anak yang datang untuk menjalani tes buta warna.

Bantahan tersebut disampaikan menyusul beredarnya unggahan akun Facebook bernama Inces Lubis yang mengeluhkan pelayanan di Puskesmas Ujung Gading.

Dalam unggahannya, Inces Lubis mengaku anaknya pulang sambil menangis usai menjalani tes buta warna. Ia menuliskan bahwa anaknya dimarahi oleh petugas dan diminta untuk melakukan pemeriksaan di puskesmas lain.

Unggahan tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet dan menimbulkan pro dan kontra di media sosial.

Menanggapi hal itu, Emilia menegaskan tidak ada petugas yang membentak pasien.

"Faktanya tidak seperti itu. Pasien sudah diperiksa oleh dokter untuk tes buta warna, namun belum mampu menyelesaikan tes tersebut. Selanjutnya, yang bersangkutan diminta untuk kembali pada hari Senin dan disarankan makan terlebih dahulu agar hasil pemeriksaan lebih maksimal," ujar Emilia saat dikonfirmasi via telepon pada Minggu, 21 Juni 2026.

Ia juga meluruskan informasi terkait dugaan pasien diminta berobat ke tempat lain. Menurutnya, petugas hanya menyarankan agar pemeriksaan dilakukan di puskesmas sesuai domisili pasien.

"Petugas menyarankan tes dilakukan di puskesmas tempat pasien berdomisili, karena yang bersangkutan tinggal di Kecamatan Koto Balingka yang memiliki puskesmas sendiri, bukan disuruh berobat ke tempat lain," jelasnya.

Untuk menghindari kesalahpahaman dan simpang siurnya informasi yang beredar, pihak Puskesmas Ujung Gading berencana melakukan klarifikasi bersama lintas instansi.

"Senin kami akan melakukan klarifikasi dengan camat dan juga orang tua pasien," katanya.

Emilia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial sebelum dipastikan kebenarannya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan komunikasi dan klarifikasi agar persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat. (*)

Tombol Google News

Tags:

Puskesmas Ujung Gading Kepala Puskesmas Petugas Puskesmas Buta Warna