KETIK, PACITAN – Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap tanggal 1 Mei atau May Day di Kabupaten Pacitan tahun ini akan dilakukan dengan aksi pemasangan banner.
Spanduk yang dipasang mengusung tema "Kawal Regulasi Ketenagakerjaan yang Adil untuk Semua, Bangkit Bersama Dobrak Rintangan" sebagai bentuk aspirasi buruh terhadap kebijakan ketenagakerjaan.
Ketua Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Kabupaten Pacitan, Sumarsih, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan dari pimpinan daerah agar peringatan berlangsung kondusif.
"Untuk May Day kami dari SPSI PT PPIS Pacitan himbauannya dari pimpinan daerah untuk pemasangan banner saja," kata Sumarsih, Senin, 27 April 2026.
Selain itu, peringatan May Day juga akan dikemas bersamaan dengan perayaan hari ulang tahun pabrik yang dijadwalkan pada Sabtu, 9 Mei 2026 setelah kegiatan produksi.
"Kami rencanakan digabung dengan ulang tahun PT PPIS ke-20, nanti ada tausiah, doa bersama, dan pembagian ekstra puding untuk karyawan," ujarnya.
Sumarsih memastikan tidak ada agenda aksi demonstrasi dalam peringatan tahun ini. Kegiatan difokuskan pada pendekatan damai dan kebersamaan antar pekerja.
"Tidak ada aksi, kami pilih kegiatan yang damai saja," tambahnya.
Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai berdampak pada sektor ketenagakerjaan, pihaknya berharap pemerintah daerah tetap menjaga keberlangsungan perusahaan agar para buruh mendapatkan kepastian kerja.
"Harapan kami pemerintah daerah tetap menjaga kelangsungan perusahaan kami," ucapnya.
Ia juga menyebut hak-hak pekerja di PT PPIS selama ini telah terpenuhi sesuai perjanjian kerja bersama dan ketentuan perundang-undangan.
"Permintaan kami UMK di angka 0,7, kemudian ditetapkan 0,9, itu sudah sesuai," jelasnya.(*)
