Siap-Siap! Nikmati Pesona 'Harvest Moon' Pada 26 September 2026

3 September 2026 00:05 3 Sep 2026 00:05

Thumbnail Siap-Siap! Nikmati Pesona 'Harvest Moon' Pada 26 September 2026

Fenomena Harvest Moon di Pasadena, California pada September 2016. Foto karya Doug Ellison ini dikutip dari situs resmi NASA. (Foto: NASA)

KETIK, JAKARTA – Menjelang akhir bulan September, langit malam sering kali menyimpan kejutan visual yang sayang untuk dilewatkan di tengah hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari. Pada tanggal 26 September 2026, alam semesta akan menyuguhkan salah satu fenomena bulan purnama paling ikonis, yaitu Harvest Moon.

Kehadiran purnama ini tidak hanya menjadi penanda astronomis bagi berbagai belahan dunia, tetapi juga menawarkan pemandangan syahdu yang bisa dinikmati siapa saja tanpa harus beranjak jauh ke observatorium.

Secara ilmiah, Harvest Moon adalah sebutan istimewa untuk bulan purnama yang posisinya terjadi paling dekat dengan momen ekuinoks. Melansir dari laman resmi National Aeronautics and Space Administration (NASA), penamaan puitis ini memiliki sejarah panjang yang lekat dengan tradisi masyarakat agraris zaman dahulu.

"Sebelum traktor dilengkapi dengan lampu buatan, para petani bergantung pada cahaya bulan ini untuk terus memanen hasil ladang mereka hingga larut malam menjelang musim dingin," tulis NASA dalam publikasi kalender astronominya

Meski kini kita hidup di era modern, pesona historis dari purnama ini tetap meromantisasi malam.

Salah satu keajaiban utama dari Harvest Moon adalah ilusi optik yang menyertainya saat bulan baru saja terbit perlahan di ufuk timur. Ketika masih berada di dekat cakrawala, bulan sering kali tampak jauh lebih besar dari biasanya dan memancarkan rona keemasan yang sangat hangat.

Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang, dalam arsip edukasi astronominya menjelaskan bahwa fenomena ini murni pembiasan cahaya.

"Saat bulan berada rendah di ufuk, cahayanya harus melewati hamburan atmosfer bumi yang lebih tebal. Atmosfer menyaring dan menyebarkan cahaya biru, sehingga hanya spektrum warna merah, oranye, dan kuning yang berhasil sampai ke mata kita," jelasnya.

Untuk menikmati keindahan Harvest Moon, Anda sama sekali tidak membutuhkan teleskop atau peralatan astronomi yang rumit. Anda hanya membutuhkan langit malam yang cerah dan sedikit niat untuk menepi dari kesibukan.

Momen ini bisa menjadi alasan yang sangat tepat untuk sejenak rehat dari lelahnya rutinitas, menyeduh secangkir teh hangat di teras rumah, dan menghabiskan malam berbincang santai bersama pasangan di bawah pendaran cahaya bulan yang menenangkan.

Jadi, pastikan Anda menandai kalender pada malam 26 September 2026 nanti. Alih-alih menghabiskan waktu hanya dengan menggulir layar ponsel di dalam kamar, luangkanlah waktu sejenak untuk melangkah keluar dan menatap langit. Harvest Moon hadir sebagai sebuah tontonan gratis nan megah, mengingatkan kita bahwa alam semesta selalu menyediakan ruang untuk sejenak mengambil napas dan mengagumi keindahannya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bulan Purnama harvest moon Bulan September

Berita Lainnya oleh Muhammad Shaquille Syafiq