Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp901 Juta kepada 901 Buruh Pabrik Rokok di Bojonegoro

26 Mei 2026 22:00 26 Mei 2026 22:00

Filza Tiarania, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp901 Juta kepada 901 Buruh Pabrik Rokok di Bojonegoro

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sedang bersalaman dengan para buruh pabrik PT Kareb Alam Sejahtera Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang berlokasi di Desa Ngumpak, Kabupaten Bojonegoro pada Senin 25 Mei 2025. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 sebesar Rp901 juta kepada 901 buruh pabrik rokok lintas wilayah di PT Kareb Alam Sejahtera Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander, Desa Ngumpak, Kabupaten Bojonegoro, Senin 25 Mei 2026. 

Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta. Penyaluran bantuan dilakukan bersama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni, Direktur PT. Kareb Alam Sejahtera Sahari, serta jajaran perangkat daerah Provinsi Jawa Timur.

Khofifah mengatakan BLT DBHCHT diberikan sebagai bentuk nyata dari adanya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja di sektor industri hasil tembakau.

“Melalui BLT DBHCHT, menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah bagi para pekerja sektor industri hasil tembakau. Khususnya para buruh pabrik rokok lintas wilayah yang memiliki kontribusi besar menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau dan perekonomian daerah,” ujar Khofifah.

Menurunya, industri hasil tembakau masih menjadi salah satu sektor yang berkontribusi terhadap perekonomian daerah sehingga kesejahteraan pekerja perlu menjadi perhatian melalui program yang berkelanjutan.

Khofifah berpesan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta rumah tangga.  

“Kami berharap bantuan ini dapat diterima tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan pekerja dan keluarganya, sekaligus mendukung produktivitas perusahaan,” tambah Khofifah.

Pemprov Jawa Timur mencatat total bantuan sosial yang disalurkan pada 2026 mencapai Rp171,27 miliar. Dengan alokasi bantuan sosial sebesar Rp.6,99 miliar untuk para buruh pabrik rokok dan masyarakat Bojonegoro. 

Khusus program BLT DBHCHT, bantuan disalurkan kepada 10.324 buruh pabrik rokok lintas wilayah di 25 kabupaten/kota yang tersebar pada 65 perusahaan dengan total anggaran Rp10,324 miliar.

Dalam pidatonya, Khofifah juga menyebutkan bahwa Pemprov Jawa Timur akan senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan program program perlindungan sosial yang adaptif serta berkelanjutan. Khususnya bagi masyarakat pekerja dan kelompok rentan, agar manfaat pembangunan juga dapat dirasakan oleh mereka. 

Selain itu, keterkaitan antara pemerintah, dunia usaha dan pekerja juga diharapkan bisa terus diperkuat agar tercipta iklim kerja yang produktif, harmonis, dan berkeadilan. 

"Peran pekerja buruh selama ini sangat penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan pekerja harus menjadi prioritas dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah juga meresmikan Masjid Nur Khofifah yang dibangun oleh PT Kareb Alam Sejahtera sebagai fasilitas ibadah bagi pekerja.

Khofifah berharap keberadaan masjid tersebut dapat menjadi ruang ibadah yang mendukung kenyamanan dan aktivitas spiritual para pekerja.

"Tahun lalu, kita melakukan proses waktu itu masih peletakan batu pertama, saya berpesan semoga bisa meletakkan genteng terakhir. Hari ini gentengnya sudah dipasang semua, sehingga kurang karpetnya,” terangnya.

“Keluarga besar MPS Dander, MPS Kapas, dan Kareb Induk, kebersamaan hari ini adalah bagian dari silaturahim diantara kita, semoga menjadi penguat semangat kita semua terlebih hari ini di tanggal 8 Dzulhijjah, semua doa Allah ijabah. Maka Allah sangat mencintai jika kita melakukan amal kebaikan termasuk BLT ini bisa memberikan manfaat barakah untuk semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengimbau bantuan yang telah diterima digunakan secara bijak. Ia juga berahap, BLT DBHCHT dapat turut membantu siklus perputaran ekonomi di masyarakat. 

“Saya minta tolong kepada masyarakat supaya BLT bisa digunakan untuk kepentingan hal-hal yang produktif,” katanya.

Sementara itu, Direktur PT Kareb Alam Sejahtera Sahari menyampaikan apresiasi atas penyaluran BLT DBHCHT yang dinilai memberikan manfaat bagi para pekerja.

Sahari juga menyampaikan bahwa sejak 2025 sebanyak 50 buruh pabrik rokok di perusahaan tersebut telah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) sambil tetap bekerja.

“Paginya linting rokok, siang sampai malam melakukan aktifitas kuliah. Bekerja dan belajar menuntut ilmu alhamdulillah keduanya bisa berjalan beriringan,” katanya.

“Tak hanya itu, ada juga peresmian Masjid Nur Khofifah, semoga dapat menjadi cahaya dan pusat ibadah bagi para pekerja di PT. Kareb Alam Sejahtera serta buruh pabrik rokok di Jawa Timur. Kami juga berterima kasih atas bantuan karpet dari Ibu Gubernur, insyaallah membawa manfaat bagi semuanya,” jelasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa BLT DBHCHT pabrik rokok