KETIK, MALANG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap akses sanitasi masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) membangun dua unit jamban bagi lansia di Dusun Pandanrejo, Kabupaten Malang.
Keputusan ini diambil setelah tim KKN melakukan survei lapangan serta berkonsultasi dengan dosen pembimbing. Berdasarkan hasil evaluasi, bantuan diarahkan kepada dua warga lansia, yakni Turinah dan Paiah, yang selama ini belum memiliki fasilitas sanitasi memadai akibat keterbatasan ekonomi.
Pembangunan fasilitas sanitasi ini berlangsung selama enam hari, terhitung sejak 16 hingga 21 Juli 2026. Bantuan jambanisasi dari FBiPK UB tersebut telah dilengkapi dengan kloset, septic tank, hingga saluran pembuangan yang memenuhi prinsip sanitasi dasar.
Sebelum menerima bantuan, Turinah dan suaminya hanya memiliki fasilitas luar rumah yang terbatas untuk buang air kecil dan mencuci peralatan dapur. Sementara itu, Paiah yang merupakan seorang janda juga tidak mampu mendirikan fasilitas sanitasi secara mandiri.
Turinah mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
"Sebelumnya jika mau buang air besar harus ke belakang rumah, di kebun bawah. Kalau malam, gelap. Alhamdulillah sekarang dibangun jamban jadi mudah kalau mau buang air," ujar Turinah.
Melalui pengerjaan program ini, mahasiswa KKN FBiPK UB berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi yang layak guna mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan.
Program ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)—khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak)—serta mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan. (#UniversitasBrawijaya_SDG3 #UniversitasBrawijaya_SDG6). (*)
