KETIK, MALANG – Viktor Laiskodat membuka tantangan besar bagi mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) untuk turut memikirkan arah masa depan Indonesia sebagai negara maritim. Hal itu ia sampaikan saat mengisi acara Kuliah Tamu yang digelar olah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di Gedung Widyaloka, Senin, 11 Mei 2026.
Dalam acara tersebut, Viktor meluncurkan sayembara berhadiah Rp100juta bagi mahasiswa yang mampu menciptakan grand design Indonesia maritim yang inovatif, visioner, dan relevan dengan tantangan global saat ini.
Di hadapan ratusan mahasiswa, Anggota Komisi I DPR RI tersebut menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam melahirkan gagasan strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.
Sayembara tersebut, menurutnya, bukan sekadar kompetisi, melainkan upaya mendorong lahirnya pemikiran kritis dan solusi konkret dari kalangan akademisi muda terhadap potensi besar sektor maritim Indonesia.
"Saya kasih Rp100 juta bagi mahasiswa yang bisa membuat makalah terkait grand design Indonesia maritim dimana negara kepulauan," ucap Viktor.
Dalam menumbuhkan ide kreatif mahasiswa, Viktor secara terang-terangan menantang mahasiswa FISIP UB untuk membuat makalah tentang grand desain Indonesia maritim.
Tentunya hal ini menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk bisa kreatif dalam menciptakan pemikiran-pemikiran baru berbasis riset dalam menciptakan arah masa depan Indonesia di era kemajuan teknologi.
"Bila kita desain ini, maka kita akan membuat banyak perubahan cara berpikir dan gerakan daripada perdagangan internasional kita, baik mulai dari utara ke selatan ataupun sebagai selatan ke selatan," tutur Ketua Fraksi Partai Nasdem tersebut.
"Pikiran-pikiran seperti ini, kami membutuhkan adik-adik untuk kerjasama dengan Unibraw. Pikiran ini untuk dikaji di segala titik Indonesia. Kami telah kerjasama dengan Unibraw, tapi mungkin lanjutkan kerjasama untuk dilakukan riset secara mendalam agar nantinya menjadi sebuah hasil untuk kita lakukan sebagai bijakan pemerintah ke depan," imbuhnya.
Dalam hal ini, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Dr. Ahmad Imron Rozuli, S.E., M.Si menyampaikan bahwa sayembara ini menjadi kesempatan besar bagi para mahasiswa untuk bisa menumbuhkan pemikiran kritis dan kreatif dalam membangun arah masa depan negara tercinta ini.
"Ini akan menjadi kesempatan emas bagi para mahasiswa dalam membangun pemikiran kritis dan kita semua membawa konsekuensi untuk menyiapkan diri, Insyaallah siap untuk kerjasamanya," ucapnya.(*)
