Unikama Kembangkan Green Campus, Gandeng Dinas Lingkungan Hidup untuk Kelola Sampah

17 September 2026 09:22 17 Sep 2026 09:22

Fisca Tanjung

Editor
Thumbnail Unikama Kembangkan Green Campus, Gandeng Dinas Lingkungan Hidup untuk Kelola Sampah

Rektor Unikama, Prof. Dr. H. Sudi Dul Aji. (Foto: Humas Unikama)

KETIK, MALANG – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) terus mengembangkan konsep Green Campus melalui berbagai aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan. Selain mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, kampus juga mendorong program studi mengintegrasikan isu lingkungan dalam kegiatan pendidikan.

Salah satu langkah yang telah diterapkan adalah mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan dalam kegiatan internal kampus. Dalam rapat, misalnya, penggunaan tumbler mulai dibiasakan untuk mengurangi residu sampah.

"Nah, sementara kita saat ini menerapkan itu, misalnya rapat-rapat itu sudah tidak lagi menggunakan air minum botolan, tapi menggunakan tumbler. Nah, ini sudah kita membiasakan, mengurangi residu sampah yang berlebihan. Itu salah satunya," ujar Rektor Unikama, Prof. Dr. H. Sudi Dul Aji, M.Si pada Ketik.com.

Penerapan konsep Green Campus juga diarahkan ke sejumlah program studi sesuai dengan bidang yang memungkinkan. Salah satunya dilakukan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) melalui edukasi pemanfaatan limbah dalam proses pembelajaran di salah satu SMP.

"Yang sudah itu, kalau tidak salah PPG ya, PPG itu kemarin juga di salah satu SMP 12, di dalam proses pembelajarannya juga mengedukasi bagaimana memanfaatkan limbah dalam proses pembelajarannya," terangnya.

Ke depan, Unikama berencana memperkuat pengelolaan lingkungan melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup. Komunikasi telah dilakukan melalui surat dan kampus kini menunggu penetapan waktu pertemuan.

"Beberapa waktu ke depan, barangkali kita akan ketemu juga dengan Dinas Lingkungan Hidup. Kita akan mendiskusikan bagaimana memanfaatkan limbah-limbah itu supaya bisa dimanfaatkan," jelasnya.

Pembahasan nantinya juga akan mencakup pemilahan dan pemanfaatan sampah yang dihasilkan dari aktivitas kampus.

"Nanti kita akan ketemu dengan dinas lingkungan itu, bagaimana memilih, memisah, kemudian memanfaatkan sampah-sampah yang ada. Nanti kita akan bekerja sama, bentuknya seperti apa," terangnya.

Unikama sebelumnya telah memiliki pengalaman bekerja sama dengan Grand Mercure Malang Mirama dalam pengelolaan sampah. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya kampus membangun sistem pengelolaan lingkungan melalui kolaborasi.

"Harus kolaborasi. Kita tidak bisa kolaborasi sendiri, tidak mungkin kita tidak punya kemampuan untuk secara praktis, tetapi mungkin teoretis teman-teman memiliki, tetapi secara praktis barangkali kita perlu dengan pihak-pihak lain lah gitu," ungkapnya.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Unikama berharap dapat menemukan mitra lain yang dapat dilibatkan, termasuk dari dunia industri.

"Nah nanti ada kebicaraan-kebicaraan apa di sana yang bisa kita implementasikan, yang bisa kita kolaborasikan mungkin dengan dunia industri atau seperti apa, nanti kita diskusi dulu dengan Dinas Lingkungan Hidup itu," jelasnya.

Bagi Unikama, Green Campus tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik kampus, tetapi juga bagaimana membentuk mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

"Kami mengharapkan bahwa kampus ini tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tapi bagaimana mengedukasi tentang lingkungan hidup, kemudian bagaimana di kampus juga lingkungannya tidak tercemar," pungkasnya.

Kesadaran tersebut diharapkan tetap dibawa mahasiswa ketika nantinya terjun ke masyarakat dan dunia kerja sehingga dapat ikut berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Kampus Unikama green campus Rektor Unikama Prof. Dr. H. Sudi Dul Aji pendidikan profesi guru Ppg Unikama Dinas Lingkungan Hidup