Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Unmer Malang Gelar Pengabdian untuk Anak TKI di Malaysia

20 April 2026 22:09 20 Apr 2026 22:09

Suci Wahyuningsih, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Unmer Malang Gelar Pengabdian untuk Anak TKI di Malaysia

Tim dosen pengbadi dari Universitas Merdeka Malang berfoto bersama pengelola Sanggar Bimbingan Kulim Malaysia ( Foto: Dok ketik.com)

KETIK, MALANG – Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) FISIP Universitas Merdeka (Unmer) Malang menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Permai, Kulim, yang menjadi salah satu pusat belajar bagi anak-anak pekerja migran.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Sri Widayati M.Si., mengatakan kegiatan ini dirancang dengan pendekatan partisipatif agar anak-anak tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam proses pembelajaran.

“Kegiatan ini kami susun secara partisipatif agar anak-anak bisa terlibat aktif, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan mencakup literasi media, komunikasi interpersonal, serta penguatan wawasan kebangsaan. Selain itu, kegiatan juga menitikberatkan pada literasi digital di tengah perkembangan teknologi.

Anak-anak diajarkan untuk menggunakan teknologi secara bijak, termasuk kemampuan memilah informasi dan menghindari dampak negatif media sosial. Hal ini dinilai penting mengingat mereka hidup di lingkungan multikultural yang rentan terhadap arus informasi yang tidak terverifikasi.

Kegiatan ini sekaligus menjawab tantangan terbatasnya akses pendidikan formal bagi anak-anak TKI di Malaysia. Berbagai kendala, seperti administrasi, status kewarganegaraan, hingga faktor ekonomi, membuat tidak semua anak dapat mengenyam pendidikan di sekolah formal.

Sanggar Bimbingan Permai pun menjadi alternatif utama bagi mereka untuk mendapatkan pendidikan. Namun, kondisi sanggar masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari fasilitas yang minim hingga kurangnya tenaga pengajar.

Sementara itu, pengelola sanggar, Muhammad Mukhotib, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pihak kampus. Ia menilai kehadiran akademisi dari Indonesia membawa semangat baru bagi anak-anak maupun tenaga pengajar.

“Kami menyambut baik kehadiran akademisi dari Indonesia yang membawa semangat baru, sekaligus membuka wawasan anak-anak tentang pentingnya pendidikan dan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
 

Tombol Google News

Tags:

Universitas Merdeka Malang Unmer Malang FISIP Unmer Malang #Sri Widayati #Muhammad Mukhotib #Sanggar Bimbingan Permai #Kulim Malaysia #Info Malang #Berita Malang