KETIK, TUBAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menggelar kegiatan Duta Literasi Pelajar tingkat SMA, SMK, MA dan sederajat se-Kabupaten Tuban.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Selasa, 2 Juni 2026, tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono.
Kegiatan ini diikuti puluhan pelajar dari berbagai sekolah menengah atas di Kabupaten Tuban, didampingi para guru pembina.
Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan perusahaan mitra, kepala sekolah, serta pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Tuban.
Ketua PWI Tuban, Suwandi, mengatakan kegiatan Duta Literasi merupakan bagian dari upaya organisasi wartawan untuk terus menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda.
“Kami akan terus mendorong semua pihak, khususnya Generasi Z yang masih mengenyam pendidikan, untuk menjadi duta literasi di era kekinian,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Menurut Suwandi, perkembangan teknologi digital telah mengubah makna literasi yang tidak lagi sekadar kemampuan membaca dan menulis.
Generasi muda dituntut memiliki kemampuan memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara efektif di tengah derasnya arus informasi digital.
Untuk membekali peserta, PWI Tuban menghadirkan sejumlah materi yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini, mulai dari investasi pendidikan, produksi dan editing new media, penulisan karya ilmiah, literasi demokrasi hingga edukasi keselamatan berlalu lintas.
“Nanti adik-adik peserta akan diberikan pembekalan materi relevan dengan era sekarang mulai investasi pendidikan masa kini, produksi dan editing new media, penulisan karya ilmiah, literasi demokrasi, dan terakhir literasi serta edukasi keselamatan berkendara dari kepolisian,” jelas Suwandi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk para kepala sekolah dan pengurus MKKS Kabupaten Tuban.
Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, memberikan apresiasi atas konsistensi PWI Tuban dalam mengembangkan budaya literasi di kalangan pelajar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, media, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
“Dalam RPJMD 2025–2029, indeks pembangunan literasi masyarakat sudah menjadi target strategis daerah. Literasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pendidikan di Kabupaten Tuban,” tegasnya.
Joko menambahkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang salah satunya dibangun melalui budaya membaca dan literasi yang kuat.
Apresiasi serupa disampaikan Rektor Unirow Tuban, Dr. Warli. Ia berharap para peserta Duta Literasi mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dalam mengembangkan budaya membaca dan belajar.
“Harapan kami ke depan, Duta Literasi ini terus mau dan gemar membaca. Sebab membaca adalah jendela ilmu pengetahuan yang erat kaitannya dengan wawasan luas,” ujarnya.
Warli menilai tantangan terbesar saat ini adalah maraknya informasi yang dikonsumsi secara tidak utuh oleh masyarakat. Karena itu, peningkatan minat baca menjadi salah satu cara untuk membangun kemampuan berpikir kritis di kalangan generasi muda.
“Semoga Duta Literasi mampu mengedukasi lingkungan pendidikan sekitar mengenai pentingnya literasi yang cerdas dan aman di era digital serta bermanfaat bagi khazanah ilmu pengetahuan,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Rektor Unirow Tuban Dr. Warli, Dosen Ilmu Komunikasi Unirow Dr. Nibrosu Rohid, konten kreator Moh Asyrofi, Ketua DPRD Tuban Sugianto, serta Satlantas Polres Tuban.(*)
