KETIK, JAKARTA – Tim Nasional Futsal Indonesia harus merelakan gelar juara ASEAN Futsal Championship 2026 setelah takluk 1-2 dari Thailand dalam laga final yang berlangsung sengit. Meski sempat unggul lebih dulu, skuad Garuda harus puas menempati posisi kedua dalam turnamen tersebut.
Jalannya Pertandingan: Dominasi di Babak Pertama
Indonesia sebenarnya tampil dominan sejak awal laga. Setelah saling serang di pertengahan babak pertama, Indonesia berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-16. Berawal dari skema kick-in yang dilepaskan Adityas, Andres Dwi sukses mengonversi umpan menjadi gol, mengubah skor menjadi 1-0.
Namun, keunggulan Indonesia sirna tepat sebelum turun minum. Berawal dari akumulasi lima pelanggaran, Thailand mendapatkan hadiah second penalty setelah insiden antara M. Sanjaya dan Muhammad Osamanmusa. Itticha Praphaphan yang maju sebagai eksekutor berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Kebangkitan Thailand di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Thailand meningkatkan intensitas serangan dan menekan pertahanan Indonesia yang dijaga Angga Ariansyah. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-31 lewat gol Panut Kittipanuwong yang memanfaatkan celah di lini belakang Indonesia.
Tertinggal 1-2, pelatih Hector Souto mencoba strategi power play dengan menurunkan Guntur Ariwibowo di sisa lima menit terakhir. Sayangnya, koordinasi yang kurang matang dan peluang emas dari sundulan Anshori yang membentur tiang gawang membuat Indonesia gagal menyamakan kedudukan hingga laga usai.
Pencapaian Melampaui Target
Kendati kalah di partai puncak, hasil ini tetap menjadi catatan positif bagi Skuad Garuda. Keberhasilan menembus final merupakan pencapaian di atas target awal tim pelatih.
"Target awal kami sebenarnya hanya semifinal, mengingat tim ini mayoritas diisi pemain muda debutan dan persiapan kami hanya satu pekan," ujar pelatih Hector Souto.
Langkah ini menjadi bagian dari visi jangka panjang Souto untuk melakukan regenerasi dan mencari bibit potensial di kancah futsal internasional. (*)
