KETIK, PADANG – Persebaya berhasil memetik kemenangan dengan skor besar 7-0 melawan Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Padang pada Jumat, 15 Mei 2026.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengingatkan pemainnya untuk tetap rendah hati, walaupun berhasil memetik kemenangan dengan skor besar.
"Saya rasa, kami harus tetap rendah hati karena pada pertandingan berikutnya melawan Persik di kandang. Bermain di kandang tidak mudah, kami bisa saja mendapat masalah," katanya dalam konferensi pers usai laga.
Selain itu ia juga membahas jalannya pertandingan yang menurutnya ada beberapa hal yang kurang puas. Pelatih asal Portugal itu menyoroti reaksi pemainnya ketika kehilangan bola.
"Saya tidak suka tim saya, terutama pada 10-15 menit terakhir babak pertama. Reaksi kami saat kehilangan bola tidak bagus," jelasnya.
Hal ini menurutnya dapat dimanfaatkan Semen Padang dengan baik. Kondisi seperti ini, kata Tavares tidak boleh terjadi. Sebab dapat membuat Persebaya kebobolan.
"Padang menciptakan peluang mencetak gol yang dianulir karena offside dan memiliki situasi lainnya," imbuhnya.
Beruntung kondisi ini tidak lama, pemain Persebaya kembali pada skema awal. Akhirnya Bajul Ijo mampu mencetak banyak gol, yaitu 7 gol.
"Di babak kedua kami menjadi lebih baik, mencetak gol ketiga, dan saya pikir dengan gol ketiga dan keempat, kami menyudahi perlawanan mereka," jelasnya.
Tavares mengungkapkan, pertandingan melawan Semen Padang tidak mudah. Ia berharap tim berjuluk Kabau Sirah ini bisa bangkit, dan kembali lagi ke kompetisi tertinggi di Indonesia.
"Untuk Semen Padang, rasa hormat yang besar untuk mereka. Saya berharap kalian bisa kembali ke Super League dengan stadion baru dan kondiai yang baik," pungkasnya. (*)
