KETIK, LEBAK – Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi Golkar, Muammar Adi Prasetya, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua PSSI Kabupaten Lebak periode 2026–2030.
Pendaftaran dilakukan usai dirinya mengikuti fit and proper test bakal calon Ketua PSSI kabupaten/kota se-Provinsi Banten yang digelar PSSI Banten di Hotel Pranaya, Rabu 20 Mei 2026.
Panitia PSSI Banten saat menerima bakal calon PSSI Lebak yakni Muammar Adi Prasetya. (Foto: Tim Muammar Adi Prasetya for ketik.com)
Muammar mengatakan keikutsertaannya dalam kontestasi Ketua PSSI Kabupaten Lebak dilandasi kecintaannya terhadap sepak bola serta keinginan untuk ikut membangun dan menghidupkan kembali gairah olahraga tersebut di daerah.
“Sore ini saya baru saja menghadiri undangan PSSI Banten dalam kegiatan fit and proper test bakal calon Ketua PSSI kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Saya hadir sebagai bakal calon Ketua PSSI Kabupaten Lebak periode 2026–2030,” kata Muammar kepada wartawan.
Ia menegaskan, apabila mendapat amanah memimpin PSSI Kabupaten Lebak, dirinya akan fokus melakukan pembenahan organisasi serta meningkatkan pembinaan sepak bola secara menyeluruh.
“Yang baik akan kita lanjutkan, dan yang belum akan kita perbaiki. Kita ingin mulai dari pengorganisasian, menempatkan orang-orang yang tepat dalam kepengurusan demi pembangunan sepak bola di Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu langkah awal yang akan dilakukan yakni mendata seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Kabupaten Lebak agar pembinaan usia dini dapat berjalan lebih terstruktur.
Selain itu, Muammar juga berkomitmen menghadirkan kompetisi sepak bola yang rutin dan berjenjang sebagai wadah bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan mereka.
“Kompetisi itu penting karena menjadi ruang bagi pemain untuk mengaktualisasikan bakatnya. SSB terus latihan, tetapi kalau tidak ada kompetisi tentu perkembangan pemain juga tidak maksimal,” katanya.
Muammar Adi Prasetya saat bersalaman dengan panitia PSSI Banten di BSD, Kota Tangerang, Rabu 20 Mei 2026. (Foto: Tim Muammar Adi Prasetya for ketik.com)
Tidak hanya fokus pada pemain, Muammar menyebut pembinaan sumber daya manusia sepak bola lainnya juga menjadi perhatian, mulai dari pelatih, wasit hingga perangkat pertandingan.
“Habis itu kita juga akan membina SDM sepak bola, mulai dari pemain, pelatih, wasit, sampai sumber daya manusia sepak bola lainnya. Kita ingin sepak bola ini menjadi ajang silaturahmi masyarakat Lebak,” ucapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali klub-klub sepak bola yang selama ini vakum agar ekosistem sepak bola di Kabupaten Lebak kembali bergairah.
“PR besar kita adalah bagaimana mengeksiskan kembali klub-klub sepak bola yang sudah ada di Kabupaten Lebak,” tutur Muammar.
Saat ditanya terkait motivasinya maju sebagai calon Ketua PSSI Kabupaten Lebak, Muammar mengaku berangkat dari kecintaannya terhadap sepak bola serta momentum regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi tersebut.
“Saya suka sepak bola, suka main bola walaupun mungkin tidak terlalu menguasai teknik bermain. Tapi saya punya kecintaan terhadap sepak bola, dan ada momentum estafet kepemimpinan PSSI sehingga saya mencoba ikut serta dengan ide dan gagasan yang ingin saya tawarkan,” pungkasnya.(*)
