Bandara Ditutup Akibat Erupsi Anak Krakatau, Skuad Persebaya Pulang Naik Kapal

6 September 2026 16:43 6 Sep 2026 16:43

Fitra Herdian, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bandara Ditutup Akibat Erupsi Anak Krakatau, Skuad Persebaya Pulang Naik Kapal

Kiper Persebaya Reza Arya menikmati perjalanan dari Lampung, menggunakan kapal menuju Surabaya. (Foto: Persebaya)

KETIK, BANDAR LAMPUNG – Persebaya Surabaya memilih pulang ke Surabaya melalui jalur darat dan laut. Keputusan ini diambil manajemen menyusul bencana erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada Jumat, 4 September 2026.

Meski memakan waktu cukup lama, perjalanan ini memberikan pengalaman baru bagi tim. Mereka kini bisa merasakan langsung perjuangan suporter Bonek dan Bonita saat melakoni laga tandang.

"Ini adalah pengalaman baru untuk bepergian seperti ini ke Surabaya, kami bisa mengerti para suporter yang melakukan perjalanan yang sama untuk mendukung kami," kata kapten Persebaya, Francisco Rivera.

Pemain asal Meksiko itu menambahkan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya naik kapal penyeberangan.

"Ini pertama kalinya saya bepergian seperti menggunakan kapal di Indonesia, setelah bus. Kami berharap semuanya baik-baik saja dan kami bisa cepat sampai di Surabaya," lanjut Rivera.

Sebelumnya, Persebaya melakoni laga Super League 2026/2027 melawan Bhayangkara Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, yang berakhir imbang 1-1.

Usai laga, skuad Bajul Ijo tidak bisa pulang menggunakan pesawat lantaran Bandara Soekarno-Hatta ditutup akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Rombongan tim berangkat dari hotel pukul 07.00 WIB menuju Pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten. Setibanya di Merak, Persebaya langsung melanjutkan perjalanan darat menuju Surabaya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Francisco Rivera Bajul Ijo persebaya Erupsi Anak Krakatau Anak Krakatau Erupsi Gunung anak krakatau