KETIK, MALANG – Banyak orang yang menganggap ikan hias sebagai hewan peliharaan yang sulit dirawat dan mudah mati. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Menurut salah seorang pedagang ikan hias di Pasar Splendid Malang, kesalahan paling sering dilakukan pemilik ikan adalah memberi makan terlalu sering dan terlalu sering membersihkan akuarium.
“Jangan kasih makan setiap hari. Kasih makan dua hari sekali aja, jangan sering-sering.” Ujar Siti Fatimah, pedagang ikan hias di Pasar Splendid saat ditemui Selasa, 4 Agustus 2026.
Fatimah menjelaskan, banyak pembeli pemula beranggapan bahwa semakin sering ikan diberi makan, semakin sehat pula kondisinya. Padahal, sebagian besar ikan hias tidak membutuhkan pakan setiap hari. Pemberian pakan yang berlebihan justru dapat mengganggu kesehatan ikan dan kualitas air di dalam akuarium.
Meski demikian, tidak semua jenis ikan memiliki kebutuhan yang sama. Fatimah menyebut ikan lele dan mujair sebagai contoh ikan yang memang perlu diberi makan setiap hari karena memiliki karakteristik yang berbeda dengan ikan hias.
Selain masalah makanan, menurutnya masih banyak masyarakat yang keliru dalam merawat akuarium. Ia menyarankan agar akuarium tidak dibersihkan terlalu sering. Pembersihan cukup dilakukan ketika mulai terlihat kotor.
"Kalau sudah kotor saja (akuariumnya), baru dikuras/dibersihkan," jelasnya. Untuk akuarium yang menggunakan filter, cukup membersihkan kapas filternya dan menggosok lumut yang mulai menempel di dinding akuarium.
Menurutnya, keberhasilan memelihara ikan lebih ditentukan oleh cara perawatannya daripada faktor lain.
Dengan pola pemberian pakan yang tepat, pembersihan akuarium secukupnya, serta perawatan yang tidak berlebihan, memelihara ikan hias ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Tips sederhana tersebut diharapkan dapat menghilangkan kekhawatiran pemula yang ingin mulai memelihara ikan hias. (*)
