Direktur RS KORPRI Pura Raharja Bawa Inovasi AI ke Kongres Jantung Vietnam, Kini Batuk Bisa Diskrining Pakai Teknologi Canggih

9 Oktober 2026 15:22 9 Okt 2026 15:22

Fitra Herdian, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Direktur RS KORPRI Pura Raharja Bawa Inovasi AI ke Kongres Jantung Vietnam, Kini Batuk Bisa Diskrining Pakai Teknologi Canggih

Direktur Rumah Sakit (RS) KORPRI Pura Raharja, dr. Makhyan Jibril Al-Farabi, M.Sc., M.Biomed., MBA, Sp.JP, FIHA, FACC (kiri) bersama peserta lainnya di kongres Vietnam National Heart Association Cardiology Congress 2026 di Da Nang Vietnam, Jumat, 2 Oktober hingga Minggu 4 Oktober 2026. (Foto: RS KORPRI Pura Raharja)

KETIK, SURABAYA – Direktur Rumah Sakit (RS) KORPRI Pura Raharja, dr. Makhyan Jibril Al-Farabi, M.Sc., M.Biomed., MBA, Sp.JP, FIHA, FACC, menjadi salah satu pembicara dalam Vietnam National Heart Association Cardiology Congress 2026 di Da Nang Vietnam, Jumat, 2 Oktober hingga Minggu 4 Oktober 2026.

Dalam forum kardiologi tingkat nasional Vietnam tersebut, Makhyan memaparkan inisiatif penerapan artificial intelligence (AI) yang telah dikembangkan di RS KORPRI Pura Raharja.

Tak hanya itu, ia juga memaparkan penerapan AI dalam pelayanan kesehatan di RS KORPRI Pura Raharja. Hadirnya Makhyan dalam forum tersebut juga memperkenalkan praktik inovasi layanan kesehatan dari Indonesia kepada komunitas internasional.

"Inovasi tidak berhenti pada mengikuti perkembangan teknologi. Teknologi perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan pelayanan yang tepat, modern dan bermakna bagi pasien," katanya.

Foto Direktur Rumah Sakit (RS) KORPRI Pura Raharja, dr. Makhyan Jibril Al-Farabi, M.Sc., M.Biomed., MBA, Sp.JP, FIHA, FACC saat menjadi pembicara di kongres Vietnam National Heart Association Cardiology Congress 2026 di Da Nang Vietnam, Jumat, 2 Oktober hingga Minggu 4 Oktober 2026. (Foto: RS KORPRI Pura Raharja)Direktur Rumah Sakit (RS) KORPRI Pura Raharja, dr. Makhyan Jibril Al-Farabi, M.Sc., M.Biomed., MBA, Sp.JP, FIHA, FACC saat menjadi pembicara di kongres Vietnam National Heart Association Cardiology Congress 2026 di Da Nang Vietnam, Jumat, 2 Oktober hingga Minggu 4 Oktober 2026. (Foto: RS KORPRI Pura Raharja)

Langkah ini sejalan dengan upaya rumah sakit dengan layanan berbasis AI. Kini, di RS KORPRI Pura Raharja, batuk sudah bisa diskrining berbasis AI, teknologi ini baru diperkenalkan kepada masyarakat saat Jatim Fest 2026.

Kendati berbasis AI, ia tetap berharap teknologi ini dapat memberikan manfaat besar terhadap para pasien. 

"Tujuannya akhirnya tetap pelayanan yang lebih cepat, lebih tepat dan lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran kami di forum ini juga bukan sekadar untuk memperkenalkan teknologi, tetapi untuk belajar dan memastikan teknologi tersebut benar-benar bermanfaat bagi pasien," ungkapnya.

Kongres tersebut merupakan penyelenggara ke-20 kalinya ini dihadiri oleh lebih dari 2.500 peserta internasional. Tak hanya itu, dalam kongres ini juga dihadiri oleh Past President American College of Cardiology (ACC), President Elect ASEAN Federation of Cardiology (AFC), perwakilan Asia Pacific Society of Cardiology, serta perwakilan Kementerian Kesehatan Vietnam. 

Forum ini mempertemukan para dokter, peneliti, dan praktisi kardiologi untuk bertukar pengetahuan tentang perkembangan terbaru di bidang penyakit jantung dan pembuluh darah.

Penerapan AI di RS KORPRI Pura Raharja 

RS KORPRI Pura Raharja, telah menerapkan pelayanan kesehatan berbasis AI. Sistem ini membantu mempercepat proses analitik dari data yang dimiliki rumah sakit untuk mengambil keputusan, seperti mendukung deteksi dini pemeriksaan jantung dan membantu dokter mengambil keputusan klinis lebih cepat dan presisi.

Layanan Jantung-Paru 

Penerapan teknologi AI dalam bidang kesehatan, membantu dalam analisis hasil pemeriksaan dan meminimalisir kesalahan input data. Saat ini, AI juga tengah dikembangkan untuk pemeriksaan jantung dan paru.

Algoritma pada AI nantinya akan membantu mendeteksi gangguan irama jantung (aritma) secara cepat melalui interpretasi EKG. Pada penyakit batuk, AI membantu penapisan awal melalui suara batuk untuk deteksi awal adanya infeksi paru, bakteri, bahkan sampai TBC

Ke depan, RS KORPRI Pura Raharja, berencana mengembangkan sistem prediktif berbasis AI untuk optimalisasi keputusan jangka panjang dari manajemen serta mengembangkan deteksi berbagai penyakit.

Pengalaman di Vietnam

Kongres di Vietnam mengenai menjadi pengalaman baru bagi RS KORPRI Pura Raharja, khususnya melihat antusiasme yang besar dan komitmen antarnegara ASEAN dalam bidang medis.

Kementerian Kesehatan Vietnam dan komunitas medis regional, dalam mengadopsi inovasi teknologi kesehatan digital termasuk di Bidang Kardiologi.

Diskusi interaktif mengenai tantangan nyata penerapan AI di rumah sakit serta pertukaran strategi penanganan penyakit kardiovaskular memberikan banyak inspirasi untuk terus memperkuat standar pelayanan di Indonesia.

Selain itu, di Vietnam mulai digunakan robotik untuk membantu beberapa jenis pelayanan

Penyelenggaraan Kongres

 RS KORPRI Pura Raharja telah mendapatkan penghargaan Best World Class Hospital Accelarator pada bulan 9.9 yang salah satunya adalah karena kerjasama internasional dan pengembangan teknologi.

Untuk keikutsertaan dalam kongres di Vietnam, RS KORPRI Pura Raharja hadir sebagai wakil/delegasi serta pembicara yang membagikan pengalaman implementasi teknologi dan pelayanan klinis. Dalam kegiatan ini, Direktur RS Korpri Pura Raharja satu panel bersama. (*)

Tombol Google News

Tags:

Makhyan Jibril