KETIK, JAKARTA – Nadiem Makarim membantah atas tuduhan jaksa terkait persekongkolan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook.
Bantahan ini disampaikan Nadiem dalam sidang nota pembelaan (pleidoi) yang dibacakannya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juni 2026.
Ia mengatakan, apa yang menjadi dasar dakwaan jaksa sehingga menyebut dirinya bersekongkol. Padahal tidak ada bukti dirinya menerima keuntungan dalam pengadaan Chromebook.
"Dalam dakwaan, saya dituduh bersekongkol dengan terdakwa lain untuk meloloskan spesifikasi Chrome OS, di mana bukti persekongkolan ini?," katanya.
"Kedua terdakwa Mulyatshah dan Sri Wahyuningsih adalah direktur, dua level di bawah menteri, saya tidak mengenal mereka," lanjutnya.
Bahkan terhadap keduanya, kata mantan Mendikbudristek itu, baru pertama kali ketemu pada saat awal persidangan.
Selain itu lanjut Nadiem, dirinya juga tidak memiliki kedua nomor telepon mereka. Mereka pun mengaku tidak mengenal Nadiem dan tidak pernah berkomunikasi secara langsung.
"Saya sangat sedih dengan narasi baru yang disebarkan. White Collar Crime, atau penjahat kerah putih. Saya dituduh terlalu cerdas untuk korupsi yang kelihatan di permukaan," ujar Nadiem.
Jika memang dirinya hendak ingin korupsi, maka pada saat pengadaan dirinya tidak akan meminta pengawalan ketat.
Bahkan lanjutnya, ia juga sudah meminta audit dari BPKP terkait pengadaan Chromebook. Selain itu, prosesnya pun sudah dilakukan melalui e-katalog.
"Di mana bukti persekongkolan ini, saya sangat sedih dengan narasi White Collar Crime," pungkasnya. (*)
Nadiem Makarim Pertanyakan Bukti Persekongkolan Atas Kasus Chromebook
2 Juni 2026 14:51 2 Jun 2026 14:51
Hanifuddin Musa, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Nadiem Makarim membantah tuduhan jaksa terkait persekongkolan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook. (Foto: @nadiem_makarim)
Tags:
Nadiem Makarim chromebook Kasus korupsi Pengadilan TipikorBaca Juga:
Eks Pimpinan Cabang Bank Pelat Merah Ditahan Kejati DIY, Gasak Rp6,7 Miliar untuk Judi OnlineBaca Juga:
Febrie Adriansyah Siap Kembali Berantas Korupsi Jika Dinyatakan Tidak BersalahBaca Juga:
Terkuak! Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus atas PermintaanBaca Juga:
Eks Kadisbun Sumsel Ungkap Program Plasma di Sidang Korupsi BRI, Delapan Terdakwa Belum DitahanBaca Juga:
Rektor UB Respons Dugaan Aliran Dana Eks Wamen Imipas ke Dosen RH: Tunggu Hasil KPKBerita Lainnya oleh Hanifuddin Musa
6 November 2026 14:56
Mengenal Abdul El Sayed, Dokter Muslim yang Terpilih Jadi Senator AS
6 November 2026 14:23
Kabar Gembira! Pemerintah Akan Buka Seleksi CPNS Pada November Ini
6 November 2026 13:56
Prabowo Minta Kawasan Monas Direvitalisasi, Bakal Dibangun Museum Agung Nasional
6 November 2026 10:16
Irjen Slamet Uliandi Diduga Beri Izin Irjen Ahrie Sonta Hapus Hasil File Sadapan Presiden Prabowo
6 November 2026 09:51
Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Tak Ditahan karena Stroke
