Jelang Tahun Ajaran Baru, Warga Pandeglang Ramai-ramai Jual Emas untuk Biaya Sekolah Anak

25 Juni 2026 18:45 25 Jun 2026 18:45

Madani Prasetia, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Jelang Tahun Ajaran Baru, Warga Pandeglang Ramai-ramai Jual Emas untuk Biaya Sekolah Anak

Warga menjual perhiasan emas di salah satu toko emas di Pandeglang untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak menjelang tahun ajaran baru 2026/2027.

KETIK, PANDEGLANG – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, sejumlah warga di Kabupaten Pandeglang memilih menjual perhiasan emas untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. 

Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas warga yang menjual emas di sejumlah toko emas guna memperoleh dana tambahan untuk biaya sekolah.

Kebutuhan sekolah seperti seragam, sepatu, tas, buku hingga alat tulis menjadi alasan utama para orang tua melepas aset emas yang dimiliki. Bagi sebagian keluarga, emas dianggap sebagai tabungan yang dapat dicairkan sewaktu-waktu saat menghadapi kebutuhan mendesak, termasuk menjelang tahun ajaran baru.

Salah seorang warga Kecamatan Karangtanjung, Pipi, mengaku terpaksa menjual emas untuk membeli perlengkapan sekolah anaknya yang akan memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Sekarang apa-apa mahal, jadi terpaksa jual emas buat beli perlengkapan sekolah anak yang mau masuk SMP," kata Pipi, Kamis, 25 Juni 2026. 

Hal serupa dilakukan Rida, warga Kecamatan Banjar. Ia menjual emas seberat 3 gram untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya yang akan masuk Sekolah Dasar (SD).

"Saya juga tadi jual emas sekitar 1 gram buat beli seragam sekolah dan perlengkapan lainnya. Sudah biasa kalau mau masuk tahun ajaran baru seperti sekarang ini," ujarnya.

Pedagang emas, Ahmud Machdomi, mengatakan peningkatan penjualan emas oleh masyarakat menjelang tahun ajaran baru hampir selalu terjadi setiap tahun. Dalam sepekan terakhir, jumlah warga yang menjual emas mengalami lonjakan cukup signifikan.

"Sudah sepekan terakhir warga ramai yang jual emas. Peningkatannya bisa sampai 40 persen dibanding hari biasa," ungkap Ahmud.

Meski demikian, menurutnya tidak sedikit masyarakat yang justru membeli perhiasan emas. Hal itu dipengaruhi harga emas yang saat ini sedang mengalami penurunan.

"Sekarang harga emas untuk jual sekitar Rp 2.250.000 per gram. Makanya banyak juga yang membeli," paparnya.

Ahmud menilai emas masih menjadi pilihan masyarakat sebagai instrumen tabungan jangka panjang yang mudah dicairkan saat membutuhkan dana mendesak, termasuk untuk membiayai kebutuhan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pandeglang Jualemas Pendidikan Pandeglang Jual Emas Biaya Sekolah Anak tahun ajaran baru