Siswi SMA di Malang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Ini Kronologinya

4 Juni 2026 15:22 4 Jun 2026 15:22

Kukuh Kurniawan, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Siswi SMA di Malang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Ini Kronologinya

Foto Ilustrasi

KETIK, MALANG DISCLAIMER - Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang siswi kelas 10 SMA berinisial FAH (15) ditemukan meninggal di dalam kamar mandi rumahnya yang berada di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang pada Kamis, 4 Juni 2026 sekitar pukul 01.20 WIB dinihari. 

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh ayah kandungnya berinisial HF (44). Saat menuju ke kamar mandi, ia mendapati korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi gantung diri.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengatakan, saat itu HF terbangun dari tidur dan mendapati korban tidak berada di kamar tidurnya. 

"Setelah itu, HF mencari keberadaan anaknya di kamar mandi dan ternyata pintunya tertutup rapat. Ia memanggil tetapi tidak ada sahutan atau jawaban sama sekali dari dalam kamar mandi," jelasnya saat dikonfirmasi oleh Ketik.com, Kamis, 4 Juni 2026. 

Karena curiga, ia mengintip dan melihat ada baju yang menggantung. Ia pun langsung mendobrak pintu kamar mandi dan melihat kondisi anaknya telah meninggal dunia.

"Kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya ayah dan ibu korban memotong tali yang dibuat gantung diri dan menurunkan jenazah korban," terangnya. 

Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, korban diketahui tengah mengikuti ujian sekolah. Namun pada Rabu, 3 Juni 2026 kemarin, korban membolos karena laptopnya rusak. 

"Korban memiliki riwayat sakit lambung dan laptopnya juga rusak. Menurut keterangan tetangga, bahwa korban ini juga sering melamun," ungkapnya. 

Sementara itu, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Mereka juga membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan visum.

"Keluarga tidak bersedia jenazah korban divisum dan dikuatkan dengan adanya surat pernyataan. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Siswi Sma kamar mandi Meninggal dunia Keluarga Ikhlas Ipda Lukman Sobikhin bunuh diri Siswi Sma Bunuh Diri Gantung Diri