KETIK, TULUNGAGUNG – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Program Keluarga Harapan (PKH) Ke -19 di Kabupaten Tulungagung berlangsung meriah namun penuh makna pada Minggu 26 Juli 2026.
Bertempat di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir, kegiatan ini mengusung konsep menyatu dengan alam yang memadukan aksi pelestarian lingkungan dan bakti sosial.
Suasana kebersamaan terasa kian hangat dengan hadirnya jajaran pejabat daerah, donatur, serta pilar-pilar sosial se-Kabupaten Tulungagung.
Acara ini dihadiri oleh Asisten 2 Sekda Tulungagung, Tranggono, yang hadir mewakili Plt. Bupati Tulungagung, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika Septiwulan, S.STP., M.M. Turut mendampingi para Camat dari Kalidawir, Pagerwojo, dan Pucanglaban.
Dukungan penuh juga ditunjukkan oleh Ketua Tim Provinsi (KATIMPROV) PKH Jawa Timur, Agus Suryo Pramono, Ketua Tim Kabupaten (KATIMKAB) PKH Tulungagung, Muhammad Ali Hamdan Mabrur, M.Pd.I., serta jajaran KATIMCAM dan SDM PKH bersama keluarga.
Sinergi lintas sektor makin terasa kokoh dengan kehadiran unsur pilar sosial, terdiri dari TAGANA, TKSK, SLRT, dan PEKSOS—serta para donatur dan mitra pendukung seperti BAZNAS dan perbankan mitra.
Rangkaian acara diawali dengan aksi touring menyusuri Jalur Lintas Selatan (JLS) baru yang membentang dari Kecamatan Pucanglaban hingga Kalidawir. Di sepanjang perjalanan, para peserta tak hanya disuguhi keindahan panorama pesisir selatan, tetapi juga melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon bersama jajaran Pemkab Tulungagung.
Setibanya di TPI Pantai Sine, rombongan melanjutkan agenda puncak dengan aksi kepedulian sosial. Sebagai wujud syukur atas perjalanan 19 tahun PKH, disalurkan santunan bagi anak yatim serta bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Rentan untuk wilayah Kecamatan Kalidawir dan Pucanglaban.
Kehangatan acara kian terasa saat sesi sambutan dimulai. Ketua Panitia HUT PKH Ke-19, Saik Saiful Huda, mengawali dengan menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak dan donatur. Dengan gaya santai dan berseloroh, Saik menceritakan dinamika acara berkonsep alam terbuka tersebut.
"Kami memohon maaf atas segala kekurangan. Ibu Kadinsos, tema kita hari ini benar-benar 'ke alam', jadi koordinasinya memang kita buat sedikit 'liar'," seloroh Saik yang disambut gelak tawa para undangan.
"Saat menyusuri jalan tadi, harapannya rombongan bisa beriringan rapi dua-dua, ternyata malah jadi tiga-three. Minta kumpul di TPI Pantai Sine, eh... SDM kita yang jiwa sosialnya tinggi ini langsung 'ambyar' menyebar,.ada yang melihat laut, cari ikan, dan menikmati suasana. Jiwa sosial SDM PKH ini memang tidak bisa diam kalau melihat lingkungan sekitar," tambahnya.
Melanjutkan sesi sambutan, KATIMKAB PKH Tulungagung, Muhammad Ali Hamdan Mabrur, M.Pd.I., mengapresiasi kolaborasi apik seluruh pilar sosial dan pejabat yang hadir. Ia secara khusus memuji ketangguhan Kadinsos Tulungagung selama perjalanan.
"Terima kasih kepada Pak Tranggono dan Ibu Kadinsos tercinta, Ibu Reni. Meskipun beliau seorang wanita, semangatnya luar biasa sekali saat touring tadi, bahkan sampai membuat kita geleng-geleng mengejar dari belakang," puji Ali Hamdan disambut tepuk tangan riuh.
Ali Hamdan juga menyampaikan rasa bangga atas kerja keras panitia di lapangan. "Saya catat, panitia sampai bolak-balik lima kali mengecek lokasi di Pantai Sine ini. Tadi malam jam 12 malam mereka masih mengikat tali bendera dan menyiapkan teknis, baru bisa istirahat jam setengah empat subuh. Kerja keras ini sungguh luar biasa," ungkapnya.
Di usia PKH yang menginjak masa kedewasaan, Ali Hamdan berharap seluruh SDM senantiasa diberi kekuatan untuk terus mendampingi masyarakat menuju keluarga yang mandiri dan sejahtera.
Pujian setinggi-tingginya juga datang dari KATIMPROV PKH Jawa Timur, Agus Suryo Pramono. Ia menyebut peringatan HUT PKH di Tulungagung sebagai yang paling meriah dan berkesan di Jawa Timur.
"Saya menginginkan Tulungagung selalu lebih baik dari yang lain. Dan terbukti, dari sekian daerah di Jawa Timur yang hari ini menggelar HUT Ke-19, Tulungagung adalah yang paling luar biasa!" tegas Agus Suryo.
Dalam momen emosional tersebut, Agus Suryo yang merupakan pendamping PKH angkatan pertama (2007) mengajak hadirin menundukkan kepala sejenak untuk mengenang dan mendoakan para perintis PKH Tulungagung yang telah berpulang, seperti Almarhum Pak Ahmad Mashuri (Gondang), Bu Ika (Campurdarat), Mbak Yuyus Niaty (Pagerwojo), dan Mas Rokin (Rejotangan). Ia menegaskan bahwa kebesaran PKH hari ini berdiri di atas fondasi perjuangan para pendahulu.
Ia pun berpesan agar momen ini dimanfaatkan untuk refleksi diri. "PKH menjadi besar salah satunya karena doa dari para KPM yang kita bina. Oleh karena itu, ayo kita dampingi mereka dengan sebaik-baiknya, kita bantu, kawal, dan advokasi," tekannya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika Septiwulan, S.STP., M.M., memuji kemandirian dan kreativitas para pendamping.
"Saya laporkan kepada Bapak Asisten 2, kegiatan puncak HUT ke-19 ini sepenuhnya merupakan kegiatan mandiri dari kawan-kawan SDM PKH. Dinas Sosial hanya memfasilitasi dan mendoakan. Luar biasa sekali kreativitas dan semangat kebersamaan teman-teman," puji Kadinsos.
Dalam kesempatan tersebut, Kadinsos juga memaparkan tiga poin strategis penanganan kesejahteraan sosial di Tulungagung, yakni tantangan pemutakhiran data desil, penguatan program pemberdayaan, serta persiapan pendataan Sekolah Rakyat (SR).
Sebagai penutup, Asisten 2 Sekda Tulungagung, Tranggono, membacakan sambutan resmi Plt. Bupati Tulungagung yang memberikan apresiasi tinggi atas soliditas ratusan pilar sosial yang hadir. Tiga poin utama yang ditegaskan Plt. Bupati meliputi :
1. Apresiasi Dedikasi 19 Tahun PKH
PKH terbukti menjadi ujung tombak pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. Seluruh pendamping dan pilar sosial diakui sebagai pahlawan sosial yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat.
2. Sinergi Sosial dan Promosi Wisata
Pemilihan Pantai Sine dinilai sangat tepat karena selain mempererat konsolidasi internal, juga turut mempromosikan potensi pariwisata pesisir selatan Tulungagung.
3. Penguatan Soliditas Lintas Sektor
Menghimbau pentingnya komunikasi dan soliditas antar-sektor dari tingkat desa hingga kabupaten guna mewujudkan masyarakat Tulungagung yang sejahtera, maju, dan berakhlak mulia.
Peringatan HUT Ke -19 PKH Tulungagung ini ditutup dengan pemotongan tumpeng menandai HUT PKH ke - 19. Nampak suasana pada saat itu penuh kehangatan.
Sesi terakhir acara tersebut di tutup dengan pembagian door prize dan hiburan musik, menampilkan Eligible band group musik deri personilnya tim PKH sendiri, membawakan 7 lagu diantaranya selamat ulang tahun dan rumah kita yang di nyanyikan langsung oleh Kadinsos sendiri. (*)
