Proyek IJD di Trenggalek Rampung, Bantu Tingkatkan Sektor Ekonomi dan Pendidikan

9 Juli 2026 19:34 9 Jul 2026 19:34

Agus Riyanto, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Proyek IJD di Trenggalek Rampung, Bantu Tingkatkan Sektor Ekonomi dan Pendidikan

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Jalan Nasional Jawa Timur, Endhy Aktony dalam sesi wawancara. Ruas jalan Ngetal-Gandusari hingga Gandusari-Kampak di Kabupaten Trenggalek yang dibangun melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD) telah rampung. Jalan sepanjang 7,5 kilometer itu diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian. (Foto: Agus Riyanto/Ketik.com)

KETIK, TRENGGALEK – Proyek pembangunan dan peningkatan jalan melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Trenggalek resmi rampung. Proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp23,274 miliar tersebut telah selesai dikerjakan pada 13 Mei 2026 dan kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pekerjaan yang dilaksanakan pada ruas Ngetal-Gandusari hingga Gandusari-Kampak sepanjang 7,5 kilometer itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, pertanian, pendidikan, dan sektor lainnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Jalan Nasional Jawa Timur, Endhy Aktony, mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari Program Inpres Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025–2026.

"Proyek IJD Tahun Anggaran 2025–2026 telah selesai dikerjakan pada 13 Mei 2026. Alhamdulillah semuanya bisa berjalan lancar," kata Endhy kepada Ketik.com, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurutnya, pemerintah pusat berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan agar masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih baik.

"Semoga proyek IJD itu bisa terasa manfaatnya bagi masyarakat," ujarnya.

Endhy menjelaskan, keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung aktivitas perdagangan, hingga memudahkan akses pelajar menuju sekolah.

Ia mengungkapkan, salah satu faktor yang membuat proyek berjalan sesuai target adalah dukungan masyarakat Trenggalek selama proses pembangunan berlangsung.

Meski sempat terjadi gangguan lalu lintas akibat aktivitas konstruksi, masyarakat dinilai tetap kooperatif karena memahami manfaat jangka panjang dari proyek tersebut.

"Masyarakat Trenggalek sangat kooperatif. Walaupun saat pekerjaan berlangsung memang ada kemacetan dan hambatan, tetapi tidak ada yang memprotes. Mereka memahami bahwa pembangunan ini memang untuk kepentingan masyarakat. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Trenggalek," ungkapnya.

Endhy menambahkan, pekerjaan yang dilakukan tidak hanya sebatas pengaspalan jalan. Proyek juga mencakup pembangunan dan perbaikan saluran drainase agar mampu mendukung daya tahan jalan dalam jangka panjang.

"Artinya jika ada saluran yang tidak mengalir atau sudah rusak karena faktor usia, pasti kami ganti sesuai spesifikasi jalan nasional sehingga kualitasnya lebih baik dan mampu mendukung umur jalan," jelasnya.

Ia menerangkan, metode pekerjaan disesuaikan dengan tingkat kerusakan di setiap lokasi. Pada ruas yang mengalami kerusakan ringan dilakukan pelapisan satu lapis atau kategori minor, sedangkan ruas dengan kerusakan lebih berat menggunakan dua lapis atau kategori mayor. Di beberapa titik tertentu juga dilakukan penimbunan sebelum proses pengaspalan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali mengusulkan dua ruas jalan agar masuk dalam Program Inpres Jalan Daerah tahap berikutnya. Namun, realisasi pembangunan masih menunggu keputusan pemerintah pusat karena banyak daerah di Jawa Timur yang juga mengajukan usulan serupa.

"Kabupaten Trenggalek kembali mengusulkan dua lokasi. Namun apakah bisa direalisasikan pada tahun 2026 atau tidak, semuanya bergantung pada pemerintah pusat yang akan menentukan berdasarkan tingkat urgensi kebutuhan setiap daerah," tegasnya.

Menurut Endhy, Program Inpres Jalan Daerah merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan jalan milik pemerintah daerah dengan pelaksanaan oleh instansi yang menangani jalan nasional agar kualitas pekerjaan memenuhi standar teknis.

"Intinya, masyarakat Trenggalek tidak hanya kooperatif, namun juga welcome atas program dari pemerintah. Sekali lagi terima kasih," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Berita Terkini Trenggalek Inpres Jalan Nasional Endhy Aktony Kabupaten Trenggalek ngetal Gandusari kampak Jawa timur Program Inpres Jalan Daerah IJD APBN Jalan Nasional Jawa Timur Infrastruktur Jalan Ppk 2.3 Jalan Nasional Jawa Timur