Porsadin VII Tuban Resmi Dibuka, 282 Madrasah Diniyah Adu Prestasi di Pesantren Tanggir Singgahan

26 Juli 2026 17:35 26 Jul 2026 17:35

Ahmad Istihar, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Porsadin VII Tuban Resmi Dibuka, 282 Madrasah Diniyah Adu Prestasi di Pesantren Tanggir Singgahan

Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Madrasah Diniyah/Porsadin VII oleh Kakankemenag Tuban Umi Kulsum dan Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni di Ponpes Tanggir Singgahan, Kabupaten Tuban, Minggu 26 Juli 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – Pekan Olahraga dan Seni Antar Madrasah Diniyah (Porsadin) ke VII tingkat Kabupaten Tuban 2026 resmi dibuka. Pembukaan berlangsung di Pondok Pesantren Tanggir, Kecamatan Singgahan, Minggu, 26 Juli 2026.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Ummi Kulsum didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah & Pondok Pesantren (PD.Pontren) Kemenag Tuban, Imam Syafi'i.

Porsadin tahun ini diikuti santri dari 282 lembaga Madrasah Diniyah (Madin) yang tersebar di 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban. Mengusung tema “Berkhidmah Bersama Madrasah Diniyah, Membangun Karakter Bangsa”, ajang ini menjadi ruang bagi para santri menunjukkan kemampuan di bidang olahraga, seni, dan keagamaan.

Dalam sambutannya, Sri Wahyuni mengapresiasi Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Tuban yang konsisten menyelenggarakan Porsadin sebagai wadah pembinaan santri.

Foto Kakankemenag Tuban Umi Kulsum bersama Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan ketua DPC FKDT Tuban KH. Ahmad Mustaghfirin/Gus Mad dalam pembukaan Porsadin ke VII di ponpes Tanggir, Kecamatan Singgahan, Minggu 26 Juli 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)Kakankemenag Tuban Umi Kulsum bersama Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan ketua DPC FKDT Tuban KH. Ahmad Mustaghfirin/Gus Mad dalam pembukaan Porsadin ke VII di ponpes Tanggir, Kecamatan Singgahan, Minggu 26 Juli 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

“Santri adalah generasi yang lengkap, berilmu, berakhlak, dan kaya prestasi. Karakter bangsa dibangun dari Madrasah Diniyah, tempat anak-anak belajar menghormati guru, mencintai Al-Qur’an, serta menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Mbak Yuni sapaan akrab Sri Wahyuni.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Jatim untuk terus mendukung madrasah diniyah dan pondok pesantren sebagai mitra strategis dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas.

Senada, Kepala Kemenag Tuban Ummi Kulsum berharap Porsadin dapat memperkuat nilai-nilai religius, sportivitas, dan kedisiplinan di kalangan santri.

Ketua DPC FKDT Tuban KH.Ahmad Mustaghfirin atau Gus Mad menyebut Porsadin VII diikuti 283 peserta dari lembaga Madin se-Tuban. Para peserta berusia 7 hingga 13 tahun akan bertanding di 14 cabang lomba.

“Total ada 33 piala untuk kategori Ula, Wustho dan umum. Bagi para juara akan mendapatkan pembinaan khusus sebagai persiapan menghadapi Porsadin tingkat Jawa Timur,” jelas Gus Mad.

Cabang yang diperlombakan meliputi 3 cabang olahraga diantaranya Lari Sprint 100 meter, bulu tangkis single dan ganda, serta tenis meja single dan ganda. 

Untuk cabang seni dan keagamaan ada 10 lomba, di antaranya Tahfidz Juz Amma, MTQ, Murotal wal Imla’, Pidato bahasa Indonesia, Pidato bahasa arab, Sholawat, Adzan, MQK Safinatunnaja, Cerdas cermat Diniyah, Kaligrafi, dan Puisi Islami. 

Khusus tingkat Wustha ditambah dua cabang, yakni Mutsabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Mutsabaqoh Qira’atil Kitab (Matan Fathul Qorib).

Lebih sekadar kompetisi, Porsadin diharapkan menjadi pijakan lahirnya santri-santri berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bumi Wali Tuban hingga tingkat provinsi dan nasional.

“Di tengah perkembangan zaman, semangat para santri bukti bahwa pendidikan diniyah tetap penting dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah,” tutup Gus Mad asal kecamatan Kerek tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kemenag Tuban Umi Kulsum Sri Wahyuni