KETIK, MALANG – Ketua Kwarcab Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, menunjukkan prestasinya lewat pengukuhan 1.880 Pramuka Garuda. Capaian tersebut ditorehkan pada masa kepemimpinan perdananya dalam Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026.
Apel sekaligus pengukuhan Pramuka Garuda Tahun 2026 ini digelar di Stadion Gajayana dengan mengusung tema "Pemantapan Kinerja Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045".
Ginanjar menjelaskan bahwa dari 1.880 anggota yang dikukuhkan, sebanyak 1.280 orang merupakan gabungan golongan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Jumlah ini ditambah 500 anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari Gugus Depan serta Kwartir Ranting se-Kota Malang, serta 100 anggota Satuan Karya Pramuka dan Satuan Komunitas Pramuka se-Kota Malang.
"Sesuai tema Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi memiliki makna sebagai panggilan bagi seluruh insan-insan Kepanduan Praja Muda Karana," ujarnya, Sabtu 12 September 2026.
Ia menegaskan Pramuka Garuda memiliki kualitas dan kecakapan lebih. Setiap anggota mulai dari golongan Siaga, Penegak, maupun Pandega harus melalui proses seleksi ketat. Seleksi tersebut telah berlangsung sejak Mei hingga September 2026.
"Harapannya output ini mereka bisa menjadi teladan di lingkungan, sekolah, masyarakat sehingga semangat kebangsaan, nilai gotong royong, kemandirian dan kedewasaan bisa ditanamkan kepada teman-temannya," lanjut Ginanjar.
Pramuka Garuda diproyeksikan menjadi garda terdepan sekaligus teladan di tengah masyarakat. Saat Gerakan Pramuka menggelar bakti sosial maupun kegiatan internal lainnya, Pramuka Garuda selalu menjadi andalan utama.
Selain itu, ada banyak manfaat yang didapatkan dengan menjadi Pramuka Garuda, salah satunya menjadi nilai tambah saat hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Dinas Pendidikan provinsi dan kota sudah memberikan lampu hijau. Sudah terbukti mereka bisa mendaftar ke sekolah jenjang SMP, SMA melalui jalur non-akademis jika memiliki sertifikasi Pramuka Garuda. Tentu ada pertimbangan nilai, tapi minimal ini menjadi tiket," pungkasnya.(*)
