KETIK, TEGAL – Pemerintah Kota Tegal secara resmi menggelar Tegal Night Carnival (TNC) 2026 bertajuk “Harmoni Cahaya Bahari” di sepanjang Jalan Gajah Mada hingga Jalan Mayjend Sutoyo, Sabtu, 22 Agustus 2026 malam.
Kegiatan ini menjadi puncak perayaan semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang menampilkan keberagaman budaya dan kreativitas masyarakat setempat.
Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah melepas peserta parade di perempatan Jalan Gajah Mada–Jalan Letjen Suprapto, yang kemudian bergerak menuju panggung kehormatan di depan Toko Mulya Dana hingga berakhir di kawasan Pacific Mall. Barisan pertama diawali Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kota Tegal.
Pada kesempatan tersebut, Tazkiyyatul menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menampilkan persiapan terbaik.
“Karya-karya tong-tong yang telah rekan-rekan persiapkan adalah bukti nyata bahwa Kota Tegal adalah kota yang kreatif, inovatif, dan kaya akan nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Rangkaian parade dibagi menjadi empat tema utama. Pertama “Nyala Semangat Kemerdekaan” yang menampilkan Paskibra, Marching Band Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan, dan Satpol PP.
Kedua “Harmoni Nusantara” yang melibatkan Brigif 407, OJK, serta Dinas Kesehatan bersama RSUD Kardinah.
Ketiga “Gemerlap Budaya dan Ekonomi Rakyat” yang menampilkan seni Balo-balo, Tari Kerincingan, serta partisipasi pelaku usaha mikro.
Terakhir tema penutup “Harmoni Cahaya Bahari” yang menghadirkan Marching Band SMK Negeri 3 Tegal, Lanal Tegal, dan Dinas Pendidikan serta Kebudayaan Kota Tegal.
Kemeriahan juga diwarnai penampilan 15 kelompok musik Daul khas Madura yang bergabung dalam barisan, meliputi Angin Ribut, Lancenk Tresna, Putra Branjangan, Semanggi Emas, Peccot Ngamox, Maharaja, hingga Raden Pengobar. Kehadiran kesenian ini menjadi simbol persatuan budaya antara masyarakat Madura dan Tegal.
Setibanya rombongan di panggung kehormatan, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama jajaran Forkopimda menyambut parade yang melintas.
Menurutnya, Tegal Night Carnival bukan sekadar hiburan, melainkan ruang ekspresi sekaligus pengikat persatuan di tengah keberagaman.
“Melalui cahaya, musik, kostum, koreografi, serta berbagai karya seni yang ditampilkan malam ini, kita ingin menunjukkan bahwa Kota Tegal memiliki potensi budaya dan kreativitas yang luar biasa. Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk menghasilkan karya yang indah,” tegas Dedy Yon.
Ia juga mengajak generasi muda untuk terus berkarya tanpa meninggalkan jati diri budaya serta mendorong pelestarian seni guna memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Di akhir sambutannya, Wali Kota secara resmi membuka Tegal Night Carnival 2026 dan mengajak warga untuk menjaga keamanan serta ketertiban selama kegiatan berlangsung dengan semangat persaudaraan.
“Tegal semakin keren, semakin kreatif, semakin maju!,” pungkasnya disambut sorak sorai warga yang memadati sepanjang jalur karnaval. (*)
.png)