KETIK, BOJONEGORO – Sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal sekaligus ungkapan syukur atas limpahan rezeki dan keselamatan, Kelurahan Sumbang kembali menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi Kelurahan Sumbang 2026.
Lurah Sumbang Krisna Supriadi, S.STP., M.M., saat ditemui di sela-sela kegiatan Sedekah Bumi di Pendopo Kelurahan Sumbang, Jalan Patimura, mengatakan rangkaian acara berlangsung selama beberapa hari dengan menghadirkan beragam kegiatan keagamaan, kebudayaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Sedekah Bumi merupakan bentuk ungkapan syukur warga Kelurahan Sumbang atas karunia Sang Pencipta, sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi dan gotong royong antarwarga," ujarnya.
Rangkaian Kegiatan Sedekah Bumi 2026
Sedekah Bumi 2026 di Kelurahan Sumbang diramaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara gotong royong. Rangkaian acara diawali pada Minggu, 19 Juli 2026 pagi, dengan kegiatan Bersih Desa di kawasan Makam Ki Merto Yudho sebagai simbol penyucian diri dan lingkungan dalam menyambut tradisi sakral.
Selanjutnya, pada Selasa, 21 Juli 2026 malam, warga berkumpul di Makam Ki Merto Yudho untuk mengikuti doa bersama yang dipanjatkan demi keselamatan, keberkahan, dan kedamaian masyarakat Kelurahan Sumbang.
Puncak acara digelar pada Rabu, 22 Juli 2026 pagi, melalui pertunjukan wayang kulit yang dipadukan dengan Grebek Tumpeng di kawasan Makam Ki Merto Yudho. Warga tampak antusias mengikuti tradisi berebut hasil bumi sebagai simbol kebersamaan.
Krisna menambahkan, rangkaian kegiatan ditutup pada Rabu, 22 Juli 2026 malam, dengan pengajian umum di halaman Pendopo Kelurahan Sumbang. Acara tersebut juga dimeriahkan bazar yang melibatkan pelaku UMKM lokal sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat.
Panitia Sedekah Bumi Kelurahan Sumbang 2026 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga serta tamu undangan yang telah berpartisipasi. Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya mantan Lurah Sumbang H. Junaedi, S.H., Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Bojonegoro sekaligus Anggota DPRD Bojonegoro dari Partai Golkar Sigit Kushariyanto, S.E., M.M., mantan Wakil Bupati Bojonegoro periode 2018–2023 Budi Irawanto atau yang akrab disapa Mas Wawan, serta tamu undangan lainnya.
Panitia berharap tradisi Sedekah Bumi dapat terus dilestarikan dan membawa keberkahan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kelurahan Sumbang. (*)
