Lagi, BPBD Jatim Bentuk Destana di 38 Kabupaten/Kota! Tingkatkan Kapasitas Kebencanaan Masyarakat Desa

12 Mei 2026 17:48 12 Mei 2026 17:48

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Lagi, BPBD Jatim Bentuk Destana di 38 Kabupaten/Kota! Tingkatkan Kapasitas Kebencanaan Masyarakat Desa

Kabid PK BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara (tengah) bersama sejumlah perangkat desa di sela pembentukan Destana di beberapa daerah di provinsi setempat. (Foto: Humas BPBD Jatim)

KETIK, SURABAYA – Sebagai upaya meningkatkan kapasitas kebencanaan di lingkungan masyarakat desa, Badan Penanggulangan Bencaa Daerah (BPBD) Jawa Timur kembali membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di 38 kabupaten/kota. 

Pembentukan Destana ini diawali di wilayah Mataraman, mulai dari Kabupaten Tulungagung, Magetan, Trenggalek hingga Kabupaten dan Kota Madiun. 

Di Tulungagung, pembentukan Destana dilangsungkan di Desa Panjerejo Kecamatan Rejotangan. Sedang di Magetan, kegiatan Destana berfokus di Desa Jabung, Kecamatan Panekan. 

Di dua lokasi ini, pembukaan Pembentukan Destana berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026. Hadir Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara serta Kabid Kedaruratan dan  Logistik (KL) BPBD Jatim, Satriyo Nurseno, termasuk Fasilitator Destana dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jatim. 

Hadir juga, Sekretaris BPBD Kab. Tulungagung M. Fairuza Al Hida, Plh. Kalaksa BPBD Magetan Suparman, Forkopimcam setempat dan Kepala desa di masing-masing lokasi. 

Kabid PK BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara dalam sambutannya mewakili Kalaksa BPBD Jatim menegaskan, pembentukan Destana ini merupakan bagian dari upaya BPBD Jatim dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayahnya.

"Sebagaimana arahan Ibu Gubernur melalui Bapak Kalaksa BPBD Jatim, bahwa kesiapsiagaan adalah prioritas utama di setiap lapisan masyarakat. Destana ini merupakan salah satu bentuk langkah konkrit dari pemerintah kepada masyarakat, untuk membangun masyarakat yg siap siaga, tanggap dan tangguh terhadap setiap ancaman bencana," terangnya. 

Dengan dibentuknya Destana, diharapkan masyarakat dapat mengenali potensi ancaman bencana, siap dalam keadaan darurat, serta berkemampuan untuk memulihkan diri dari dampak bencana yang merugikan.

Untuk di Trenggalek, pembentukan Destana menyasar di Desa Timahan Kecamatan Kampak. Di Kabupaten Madiun, pembentukan Destana berlokasi di Desa Nglanduk Kecamatan Wungu dan di Kota Madiun, kegiatan ini menyasar di Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo.

Berikutnya, pada hari ini, Selasa, 12 Mei 2026, pembentukan Destana bergeser ke Kabupaten Tuban, tepatnya, di Desa Genaharjo Kecamatan Semanding.

Kabid PK BPBD Jatim Deni Kiki Melia Tamara juga hadir dalam pembukaan Destana kali ini bersama Kalaksa BPBD Kabupaten Tuban Sudarmaji, Forkopimcam setempat, Kades Genaharjo Rudiyanto dan Fasilitator Destana dari FPRB Jatim. 

Lalu, Rabu 13 Mei 2026, kegiatan Destana berlanjut di Bojonegoro yang akan berlokasi di Desa Tembeling Kec. Kasiman.

Sementara itu, di setiap pembentukan Destana, BPBD Jatim juga memberikan bantuan 100 bibit pohon produktif, seperti, bibit pohon durian, alpukat, kelengkeng dan jambu air. Harapannya, agar menjadi mitigasi vegetatif bagi desa setempat yang manfaatnya juga bisa dirasakan secara ekonomi oleh warga sekitar.  (*)

Tombol Google News

Tags:

BPBD Jatim Destana Jatim penanganan bencana Pembentukan Destana Info Jatim Kabar Jatim