KETIK, MALANG – Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staff Presiden, Purwanto Joko Irianto mendatangi Kota Malang untuk memantau progres pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayah Malang Raya. Ia menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih mampu diintegrasikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya antara koperasi dan UMKM dapat menjadi penunjang program MBG. Khususnya terkait dengan pasokan kebutuhan pangan maupun penyedia bahan baku.
"Koperasi dan UMKM bisa sebagai pendukung rantai pasok, misalnya di perkotaan, MBG kan butuh bahan-bahan pangan. Itu bisa kerja sama untuk pengadaan bahan baku. Kan ada gudang juga, seperti beras dan bumbu bisa ditaruh di sana," ujarnya, Senin 26 Mei 2025.
Dengan mengintegrasikan kedua hal tersebut, ia yakin perputaran ekonomi di setiap wilayah dapat berdampak signifikan. Untuk itu pemerintah telah meminta agar dalam unit usaha Koperasi Merah Putih dapat memaksimalkan potensi daerah masing-masing.
"Program MBG akan memberikan kehidupan bagi pelaku UMKM sebagai rantai pasok. Ini akan buat perputaran uang yang sangat besar di tingkat kelurahan sehingga bisa jadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat menengah ke bawah," lanjutnya.
Presiden Prabowo Subianto sendiri telah menargetkan 80.000 Koperasi Merah Putih dapat terbentuk di tahun 2025 ini. Ia yakin tatget tersebut dapat dilakukan, menginga beberapa daerah telah menuntaskan proses perizinan.
"Tadi bu Wakil Bupati Malang menyampaikan sudah semuanya, dan di sini (Kota Malang) Muskelsus sudah selesai berarti tinggal akta pendirian. Dalam satu tahun ini, semoga bisa sesuai target," jelasnya.
Kehadiran Koperasi Merah Putih di tengah masyarakat ini diharapkan mampu menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan perekonomian. Termasuk untuk memberdayakan pelaku UMKM, petani, peternak, dan lainnya.
"Intinya Pak Presiden berusaha menumbuhkan perekonomian dari bawah. Konsentrasi Pak Presiden yang masyarakat bawah supaya lebih baik lagi. Catatan kami mohon benar-benar disiapkan dengan baik terutama personil yang mengisi struktur organisasi," tandasnya.(*)
Koperasi Merah Putih Bakal Terintegrasi dengan Program MBG
26 Mei 2025 14:48 26 Mei 2025 14:48
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staff Presiden, Purwanto Joko Irianto saat ke Kota Malang memantau persiapan Koperasi Merah Putih. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Koperasi Merah Putih program MBG Kantor Staf Presiden Kota MalangBaca Juga:
Anggaran Disdikbud Bertambah Rp27,9 Miliar, DPRD Kota Malang Dorong Perbaikan Sarpras SekolahBaca Juga:
Libur Maulid Nabi, Stasiun Malang Diserbu 3.001 Wisatawan dalam SehariBaca Juga:
Sedimentasi Tinggi, Pemkot Malang Ajukan Normalisasi Sungai AmprongBaca Juga:
Wali Kota Malang Ungkap Progres RT Berkelas Capai 80 Persen, Sisa Usulan Masuk APBD PerubahanBaca Juga:
PHRI Kota Malang: Mural Malang The Glory Land Jadi Spot Ikonik dengan Sejarah yang Layak Dikenalkan ke WisatawanBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 Agustus 2026 17:36
Anggaran Disdikbud Bertambah Rp27,9 Miliar, DPRD Kota Malang Dorong Perbaikan Sarpras Sekolah
25 Agustus 2026 16:50
Jaga Keberlanjutan Ikan Lokal, Mahasiswa UB Tebar 10.000 Benih Wader di Pandanajeng Malang
25 Agustus 2026 16:18
Sedimentasi Tinggi, Pemkot Malang Ajukan Normalisasi Sungai Amprong
25 Agustus 2026 15:52
Hasil Voting Jadi Penentu, Begini Mekanisme Pemilihan Komite di SMAN Taruna Nala
25 Agustus 2026 15:18
UB Lepas 1.300 Tukik Bersama Pemkab Trenggalek, Bantu Konservasi Penyu di Pantai Taman Kili-Kili
.png)