KETIK, BANGKALAN – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan, KH Muhammad Makki Nasir, menegaskan peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) harus dimaknai sebagai momentum penguatan peran organisasi dalam melayani umat dan menjaga persatuan bangsa.
Hal tersebut disampaikan KH Makki Nasir menjelang keberangkatanya ke Malang untuk mengikuti rangkaian kegiatan peringatan satu abad NU yang diikuti warga nahdliyin dari berbagai daerah.
Menurutnya, perjalanan NU selama satu abad menunjukkan konsistensi organisasi dalam menjaga nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“NU selama ini hadir menjaga tradisi ulama, merawat persatuan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Momentum satu abad ini harus menjadi penguat khidmat NU ke depan,” ujarnya, Minggu 8 Februari 2026
Ia menambahkan, peringatan satu abad NU juga menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi sekaligus penguatan konsolidasi jam’iyah hingga tingkat akar rumput.
KH Makki Nasir juga mengajak seluruh warga nahdliyin, khususnya di Kabupaten Bangkalan, untuk menjadikan momentum tersebut sebagai semangat baru dalam meningkatkan kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan di tengah masyarakat.
Peringatan satu abad NU menjadi tonggak sejarah penting bagi organisasi yang berdiri sejak 1926 tersebut. Selain sebagai refleksi perjalanan panjang, momentum ini juga diharapkan mampu memperkuat peran NU dalam menjawab tantangan zaman. (*)
Ketua PC NU Bangkalan Sebut 1 Abad NU Jadi Momentum Penguatan Peran Jam’iyah
8 Februari 2026 10:57 8 Feb 2026 10:57
Ismail Hasyim, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Ketua PC NU Bangkalan KH. Makki Nasir beserta rombongan ketika sampai dilokasi acara 1abad NU Malang (Foto: Ismail Hs/Ketik.com)
Tags:
Satu Abad nu malang PCNU BangkalanBaca Juga:
Jelang Muktamar ke-35 NU, Gereja di Jombang Sediakan Rumah Singgah Gratis untuk PesertaBaca Juga:
Profil Kombes Budi Hermanto: Kini Kabid Humas Polda Metro Jaya, Dulu Pernah Dijuluki Bapak DisabilitasBaca Juga:
Geger Penemuan Dua Jenazah Perempuan di Cemorokandang Malang, Diduga Meninggal Karena SakitBaca Juga:
Emas 1,3 Kg Disita KPK dari Rumah Pemeriksa Pajak di MalangBaca Juga:
NU Bukan KerumunanBerita Lainnya oleh Ismail Hasyim
15 Agustus 2026 09:10
Gus Ipul di Tengah Tsunami Fitnah
14 Agustus 2026 19:25
Soekarno Cup Ricuh di Bangkalan! Wasit Dipukul, Sudah Ganti Sang Pengadil Tapi Masih Rusuh Usai Laga
6 Agustus 2026 23:45
Refleksi 10 Tahun KMI, Abdul Hakim: Organisasi Harus Berdampak bagi Masyarakat
6 Agustus 2026 21:05
Dari Kuli Tinta ke Juragan Minyak, Jalur Licin Agus Salim
6 Agustus 2026 16:56
Dua Spesialis Curanmor Dibekuk di Bangkalan, Kembali ke TKP Jadi Awal Petaka
.png)