KETIK, PROBOLINGGO – Mobil Toyota Innova yang membawa anggota Komisi X DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Hilman Mufidi atau yang akrab disapa Gus Hilman, mengalami kecelakaan maut di Km 834 jalur B Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) pada Sabtu, 23 Mei 2026, sekitar pukul 15.14 WIB.
Kendaraan bernomor polisi N-1297-NB tersebut menabrak bagian belakang sebuah dump truck hingga menyebabkan dua orang staf pendamping rombongan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kedua korban tewas teridentifikasi bernama Alex Anwaruh yang berusia 25 tahun dan Adinda Najwa yang berusia 26 tahun.
Sebelum insiden tragis itu terjadi, rombongan politisi ini diketahui baru saja menyelesaikan agenda seminar dan rangkaian kegiatan roadshow di Universitas Nurul Jadid, Probolinggo.
Peristiwa ini bermula saat mobil rombongan Gus Hilman yang dikemudikan oleh Mahrus Ali melaju dari arah timur ke barat atau dari Probolinggo menuju Pasuruan di lajur kanan. Ketika tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut mendadak oleng ke arah kiri dan langsung menghantam bak belakang sebelah kanan dump truck bernomor polisi W-8439-UK yang dikemudikan oleh Imam Subekti yang saat itu tengah berjalan searah. Benturan yang sangat keras mengakibatkan mayoritas bagian depan hingga sisi kiri mobil Toyota Innova tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah dan hancur total hingga hampir tidak berbentuk.
Gus Hilman bersama sopirnya dipastikan selamat dari maut meski harus mengalami luka-luka akibat hantaman keras tersebut. Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, langsung dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit Ar Rozy Kota Probolinggo guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut serta perawatan intensif.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Probolinggo Kota segera bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah insiden berlangsung.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Taufik, menjelaskan bahwa kendaraan Innova berjalan dari timur ke barat dan diduga sopirnya kurang konsentrasi atau mengantuk sehingga menabrak kendaraan dump truck yang ada di depannya.
"Hingga saat ini, penyelidikan mendalam masih terus berjalan, dan petugas juga telah mengumpulkan keterangan dari pengemudi dump truck serta saksi-saksi lain di sekitar lokasi demi memastikan seluruh faktor penyebab pasti dari kecelakaan maut tersebut," ucap Aipda Taufik. (*)
