Kajian Usroh Partai Gelora Probolinggo Didesain Dialogis, Ketua DPD Harap Materi Terserap Maksimal

5 Oktober 2026 07:21 5 Okt 2026 07:21

Ponirin, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kajian Usroh Partai Gelora Probolinggo Didesain Dialogis, Ketua DPD Harap Materi Terserap Maksimal

Ketua DPD Partai Gelora Probolinggo Abu Bakar Rohim beri sambutan sebelum acara (Foto: Ponirin Mika/Ketik.co.id)

KETIK, PROBOLINGGO – Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo, Abu Bakar Rohim, berharap kajian usroh yang digelar partainya menjadi ruang dialog. Kajian itu berlangsung dalam gathering keluarga pengurus DPD dan DPC di Gelora Kraksaan, Ahad (4/10/2026).

"Dalam kajian ini saya berharap terjadi dialog untuk memperdalam materi yang disampaikan narasumber nantinya," kata Abu Bakar.

Menurutnya, dialog diperlukan agar materi yang disampaikan narasumber dapat dipahami lebih dalam. Peserta pun tidak sekadar menjadi pendengar.

Abu Bakar menyampaikan bahwa kajian tersebut sengaja didesain sesantai mungkin. Suasana yang cair diharapkan membuat materi lebih mudah diterima dan dipahami seluruh peserta.

Kegiatan itu mempertemukan para pengurus partai bersama keluarga mereka dalam suasana kebersamaan. Keluarga pengurus menjadi sasaran utama dari kajian ini.

Ia menjelaskan bahwa kajian diadakan agar pengurus dan keluarganya memahami pentingnya saling mendukung dalam berjuang. Karena itu, pemahaman peserta menjadi hal yang ingin dicapai.

"Kita ingin para keluarga dari pengurus memahami bahwa perjuangan ini membutuhkan support, sehingga dalam melaksanakan perjuangannya benar-benar terwujud," tuturnya.

Menurut Abu Bakar, dukungan keluarga adalah bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari kerja-kerja partai. Pengurus di lapangan membutuhkan ketenangan dan restu dari rumah agar perjuangan berjalan optimal.

Sebagai narasumber, kajian ini menghadirkan dosen Universitas Sunan Ampel, Dr. Syamsuri Hasan. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa keluarga memegang peran yang sangat besar dalam setiap perjuangan.

Syamsuri menyebut dukungan keluarga sebagai kebutuhan mendasar bagi siapa pun yang berjuang. Bila keluarga tidak mendukung, perjuangan yang dicita-citakan seorang suami tidak akan tercapai.

Ia menambahkan bahwa rumah tangga dibangun oleh dua orang yang harus saling melengkapi. Suami dan istri yang saling menguatkan menjadi fondasi dalam menjalani tanggung jawab di luar rumah.

Dukungan tersebut, lanjutnya, semakin dibutuhkan bagi mereka yang berjuang melalui partai politik. Dunia politik menuntut waktu, tenaga, dan pikiran yang besar.

Sekretaris DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo, Ponirin Mika, menyebut kajian ini akan berlangsung rutin setiap dua bulan sekali. Keberlanjutan itu dinilai penting agar pembinaan pengurus dan keluarganya berjalan konsisten.

"Adanya kegiatan seperti ini, di samping menambah wawasan keilmuan, juga menjadi ajang silaturahmi antara keluarga pengurus Partai Gelora Kabupaten Probolinggo," tandasnya.

DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo berharap terbangun ikatan yang kuat antara pengurus dan keluarga. Ikatan itu diharapkan menjadi modal untuk menjaga semangat dan keberlanjutan perjuangan partai di tengah masyarakat. (*)

Tombol Google News

Tags:

Abu Bakar Rohim Kajian Usroh Partai Gelora Probolinggo