Intip Empat Kopi Lokal yang Mejeng di Festival Kopi Pacitan, Dibanderol Mulai Rp70 Ribuan

9 Oktober 2026 17:10 9 Okt 2026 17:10

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Intip Empat Kopi Lokal yang Mejeng di Festival Kopi Pacitan, Dibanderol Mulai Rp70 Ribuan

Produk kopi lokal dari empat kecamatan dipajang dalam Festival Kopi Pacitan 2026 di PLUT KUMKM Kabupaten Pacitan, Jumat, 9 Oktober 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Kopi hasil panen petani lokal dari empat kecamatan di Kabupaten Pacitan meramaikan Festival Kopi Pacitan di PLUT KUMKM, 8-9 Oktober 2026.

Beragam jenis kopi, mulai dari robusta, liberika hingga arabika, ditawarkan dengan harga Rp70 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. 

Sedikitnya ada empat kelompok tani yang ikut berpartisipasi.

Diantaranya yakni, Poktan Anggiat Tani dari Desa Tumpuk, Kecamatan Bandar, Poktan Tunas Baru dari Desa Gembuk, Kecamatan Kebonagung, Poktan Setya dari Desa Nawangan, Kecamatan Nawangan, serta Poktan Waluyo Asih 2 dari Desa Ngumbul, Kecamatan Tulakan.

Poktan Anggiat Tani misalnya, memperkenalkan kopi yang ditanam di pegunungan Desa Tumpuk, Kecamatan Bandar dengan ketinggian 800-1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Jadi ada rasa khasnya pegunungan," ungkap Suyatno kepada Ketik.com, Jumat, 9 Oktober 2026.

Selain kopi siap saji dan biji kopi, kelompoknya juga menjual bibit kopi berbagai jenis.

"Untuk bibit harganya Rp2.500 hingga Rp20 ribu," jelasnya.

Sementara itu, Poktan Setya Tani dari Desa Nawangan menawarkan kopi kemasan premium yang telah dipesan konsumen dari luar daerah. 

Perwakilannya, Eka Setia, menyebut pesanan bahkan datang dari Jakarta hingga Depok.

"Ada yang dari Jakarta sampai Depok yang pesan. Yang kopi arabika sudah habis," ungkapnya.

Sementara, Poktan Tunas Baru dari Desa Gembuk, Kecamatan Kebonagung, membawa produk Kopi Tejo yang sudah cukup populer di kalangan masyarakat Pacitan. 

Adapun Poktan Waluyo Asih 2 dari Desa Ngumpul, Kecamatan Tulakan, turut memperkenalkan kopi hasil perkebunan lokal.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian (Dikuperin) Kabupaten Pacitan, Ali Mustofa Ali, mengatakan festival tersebut menjadi sarana memperkenalkan potensi kopi daerah sekaligus mendukung petani dan pelaku UMKM.

“Kami ingin masyarakat semakin mengenal, bangga, dan ikut mendukung produk kopi lokal agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani dan pelaku usaha,” ujarnya.

Berikut narahubung perwakilan kelompok tani yang terlibat dalam festival:

  • Poktan Anggiat, Desa Tumpuk, Kecamatan Bandar: Suyatno, 082331125919.
  • Poktan Tunas Baru, Desa Gembuk, Kecamatan Kebonagung: Kopi Tejo, 0852 3626 3464.
  • Poktan Setya Tani, Desa Nawangan, Kecamatan Nawangan: Eka Setia, 081316005495.
  • Poktan Waluyo Asih 2, Desa Ngumpul, Kecamatan Tulakan: Aie, 082116261908.(*)
Tombol Google News

Tags:

Festival Kopi Pacitan Kopi Lokal Pacitan Petani Kopi Pacitan Poktan Anggiat Poktan Tunas Baru Kopi Tejo Poktan Setya Poktan Waluyo Asih Kopi Arabika Nawangan UMKM Pacitan Berita pacitan Info Pacitan