Hadapi Masalah Kebocoran hingga Tembok Retak, Perbaikan Jangk Pendek Pasar Besar Malang Ditargetkan Akhir 2026

19 Oktober 2026 14:46 19 Okt 2026 14:46

Lutfia Indah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Hadapi Masalah Kebocoran hingga Tembok Retak, Perbaikan Jangk Pendek Pasar Besar Malang Ditargetkan Akhir 2026

Bagian depan Pasar Besar Malang yang akan mendapatkan perbaikan jangka pendek pada akhir 2026 mendatang. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Masalah kebocoran hingga tembok retak masih mewarnai kondisi Pasar Besar Kota Malang. Perbaikan jangka pendek ditargetkan segera terealisasi pada akhir 2026, tepatnya pada November hingga Desember.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dua paguyuban pedagang Pasar Besar. Kepala Pasar juga telah diminta untuk menginventarisasi dan mendata kerusakan berdasarkan hasil diskusi dengan kedua paguyuban tersebut.

"Mudah-mudahan minggu ini selesai dan nanti minggu depan kita akan melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk Pasar Besar Malang," ujarnya, Senin, 19 Oktober 2026. 

Perbaikan akan menyasar lantai satu dan lantai dua pasar, termasuk sejumlah titik kerusakan yang teridentifikasi melalui pendataan dan pengecekan lapangan. Eko menyebut beberapa aspek yang menjadi perhatian, yakni kebocoran, instalasi listrik, dan drainase.

"Nanti untuk fokus ini adalah lantai satu, kemudian lantai dua, dan titik-titik yang memang menjadi perhatian untuk perbaikannya. Salah satunya adalah kebocoran, kemudian listrik, dan drainase, itu yang nanti kita lakukan," lanjutnya.

Diskopindag Kota Malang juga melakukan verifikasi dan identifikasi untuk mengetahui penyebab keretakan tembok di sisi timur pasar. Para pedagang diketahui telah mengeluhkan keretakan tersebut sejak pertengahan Mei lalu.

"Ya, makanya nanti hasil verifikasi identifikasi permasalahan di sana, salah satunya adalah melihat tembok-tembok pasar yang mungkin retak. Itu nanti yang akan kita eksekusi secepatnya," ungkapnya.

Eko menegaskan bahwa untuk sementara, perbaikan akan difokuskan pada kerusakan yang membutuhkan penanganan mendesak. Sementara itu, perbaikan jangka panjang masih memerlukan kajian yang melibatkan teknisi, pakar, dan masyarakat.

"Kalau yang jangka panjang, pasti kita akan berpedoman dan juga akan mencari dasar secara teknis dari para ahli, juga dari pendapat dari masyarakat, bahwa memang kondisi Pasar Besar ini mau diapakan," tuturnya.

Kendati demikian, Eko berharap kedua paguyuban pedagang memiliki kesamaan visi dalam upaya pembenahan Pasar Besar Malang. Sebelumnya, Himpunan Pedagang Pasar Besar Malang (Hippama) dan Paguyuban Pedagang Pasar Besar Malang (P3BM) sempat berbeda pendapat terkait rencana perbaikan total. Namun, saat ini keduanya telah mencapai kesepakatan untuk mendukung perbaikan jangka pendek.

"Saya kira secara umum mudah-mudahan kita mempunyai suatu pemahaman, visi yang sama bahwa nanti Pasar Besar akan dilakukan suatu kegiatan yang intinya menuju ke depan lebih baik," tutup Eko.

Tombol Google News

Tags:

Pasar Besar Malang Kota Malang Berita Kota Malang Perbaikan Jangka Pendek Perbaikan pasar