KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang memiliki komitmen untuk membangun ekosistem kreatif. Salah satunya dengan mendukung kerja-kerja konten kreator. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto menjelaskan berbagai pelatihan telah diberikan kepada konten kreator.
Pria yang akrab dipanggil Wid itu menjelaskan sempat terdapat permintaan sertifikasi bagi konten kreator. Sayangnya, Diskominfo Kota Malang tak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan sertifikasi tersebut.
"Kita tidak bisa keluarkan sertifikasi profesi karena itu kewenangan Disnaker-PMPTSP. Tapi beberapa kegiatan yang kita gelar dalam bimtek, mereka mendapatkan e-sertifikat terkait bidang itu," ujar Wid, Rabu (24/1/2024).
Ekosistem kreatif di Kota Malang telah ditandai dengan berdirinya Malang Creative Center (MCC) dan juga hadirnya Komite Ekonomi Kreatif. Pelaku kreatif, khususnya konten kreator diharapkan mampu mendukung program-program yang diampu oleh perangkat daerah.
"Selalu kami sampaikan bahwa Pemkot Malang berkomitmen menguatkan ekosistem kreatif agar teman-teman penggerak ekraf bisa beraktifitas dan berkiprah. Secara kelembagaan sudah ada Komite Ekonomi Kreatif, dan juga infrastruktur ada MCC. Itu akan blending dengan program Kota Malang," lanjutnya.
Menurutnya pelatihan berbasis teknologi informasi dapat diampu oleh Diskominfo maupun Diskopindag Kota Malang. Meskipun usai pelatihan terdapat pelaku kreatif yang tak dapat menjadi konten kreator, bakat yang dimiliki bisa disalurkan pada bidang lainnya.
"Bisa saja ada potensi yang dapat kita jadikan sebagai motivator, narasumber untuk berbagi pengetahuan dan kiat-kiat keberhasilan. Itu branding yang kita coba dorong antara pergerakan yang ada di bawah akan diterjunkan dengan program yang dilakukan pemerintah," tambahnya.
Wid menambahkan tak hanya konten kreator, Diskominfo juga kerap melakukan pelatihan lainnya. Salah satunya pelatihan kepada pewarta warga dengan menggali potensi-potensi daerahnya sehingga menjadi sesuatu yang bernilai positif.
"Pelatihan Diskominfo sudah banyak dan selalu kita inject mengenai bagaimana cara memanfaatkan kanal sosial media untuk menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi, bersifat konstruktif dan menstimulus potensi di wilayah masing-masing." tutupnya.(*)
Dukung Konten Kreator, Pemkot Malang Komitmen Perkuat Ekosistem Kreatif
24 Januari 2024 04:26 24 Jan 2024 04:26
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Muhammad Nur Widianto, Kepala Diskominfo Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Diskominfo Kota Malang Kota Malang industri kreatif Konten kreator ekosistem kreatif Ekonomi kreatifBaca Juga:
Anggaran Disdikbud Bertambah Rp27,9 Miliar, DPRD Kota Malang Dorong Perbaikan Sarpras SekolahBaca Juga:
Libur Maulid Nabi, Stasiun Malang Diserbu 3.001 Wisatawan dalam SehariBaca Juga:
Sedimentasi Tinggi, Pemkot Malang Ajukan Normalisasi Sungai AmprongBaca Juga:
Wali Kota Malang Ungkap Progres RT Berkelas Capai 80 Persen, Sisa Usulan Masuk APBD PerubahanBaca Juga:
PHRI Kota Malang: Mural Malang The Glory Land Jadi Spot Ikonik dengan Sejarah yang Layak Dikenalkan ke WisatawanBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 Agustus 2026 17:36
Anggaran Disdikbud Bertambah Rp27,9 Miliar, DPRD Kota Malang Dorong Perbaikan Sarpras Sekolah
25 Agustus 2026 16:50
Jaga Keberlanjutan Ikan Lokal, Mahasiswa UB Tebar 10.000 Benih Wader di Pandanajeng Malang
25 Agustus 2026 16:18
Sedimentasi Tinggi, Pemkot Malang Ajukan Normalisasi Sungai Amprong
25 Agustus 2026 15:52
Hasil Voting Jadi Penentu, Begini Mekanisme Pemilihan Komite di SMAN Taruna Nala
25 Agustus 2026 15:18
UB Lepas 1.300 Tukik Bersama Pemkab Trenggalek, Bantu Konservasi Penyu di Pantai Taman Kili-Kili
.png)